Bogor, Suara Indonesia-News.Com – PT Prayoga Pertambangan Energi (PT PPE) tandatangani MOU dengan Runh Power Corp.LTD di Gedung Tegar Beriman untuk mengembangkan pembangkit listrik tenaga sampah (PLTS) di Kabupaten Bogor (10/09/05).
Direktur Utama PT Prayoga Pertambangan Energi Radjab Tampubolon menjelaskan, pembangunan PLTS ini merupakan terobosan untuk mengendalikan sampah yang berasal dari Kota Bogor, Kabupaten Bogor dan juga Depok yang akan dikonversi menjadi energi listrik.
“Diperkirakan kurang lebih 2.000 ton sampah per hari yang akan kita konversi menjadi energi listrik dengan cara proses thermal yang menghasilkan panas.Untuk listrik yang dihasilkan akan dijual ke PLN melalui mekanisme PPA (power purchasing agreement),” ujar Rajdab.
Dikatakan Radjab, bahwa lokasi pembangunan PLTS ini bertempat di Desa Galuga Kecamatan Lowi Liang Kabupaten Bogor.
Dalam MOU proyek pembangunan PLTS ini PT PPE akan melibatkan pihak swasta asal Tiongkok yakni Runh Power Corp.LTD.
Sementara untuk membangun tempat pengolahan sampah sebagai penghasil tenaga listrik membutuhkan area sekitar 5 hektar tuturnya.
“Intinya, nanti Kabupaten Bogor bersih dari sampah, tidak akan ada polusi dan bisa meminimalisasi limbah, sebab asap hasil pembakaran dialirkan lewat bunker. Untuk limbah abunya kata Radjab akan bisa digunakan untuk diproduksi menjadi batako,”ujarnya.
Selain itu kata Radjab,Pembangunan PLTS ini dananya murni dari swasta karena kita menggandeng perusahaan PT Runh Power Corp. LTD asal Tiongkok sebagai operator mesin pembakar sampah.
Dalam kerja sama ini, tutur Radjab PT PPE tidak mengeluarkan anggaran sama sekali,Pendanaan berasal dari investor.
“Jadi kami tidak mengeluarkan anggaran. Ini yang menjadi keyakinan kami, ada potensi yang bisa digerakkan secara bussines to bussines,” katanya.
Adapun manfaat kedepannya tutur Radjab, Selain pajak, listrik ini juga menjadi solusi karena bisa mengaliri delapan hingga sembilan persen wilayah di Kabupaten Bogor yang masih gelap gulita, sehingga Visi Kabupaten Termaju Di Indonesia terutama Bogor Caang/Terang 2018 akan tercapai. .
“Selain program Bogor Caang tercapai, PLTS ini juga bisa menarik tenaga kerja sebab dana Sebesar 100 juta Dollar atau setara dengan Rp1,4 Trilliun,akan banyak menyerap tenaga kerja,”Pungkas Rajab.(Iran G Hasibuan).












