Proyek ‘Siluman’ Pekerjaan Pintu Air di Desa Babadan Tak Bertuan

Proyek 'Siluman' Pekerjaan Pintu Air di Desa Babadan Tak Bertuan

INDRAMAYU, Selasa (8/10/2019) suaraindonesia-news.com – Pekerjaan pintu pembagi air diempang atau Tambak yang terletak diantara perbatasan dua sisi Desa yaitu Desa Wanantara dan Desa Babadan blok kebon kelapa menuai kontroversi dan penuh tandatanya.

Pasalnya, dalam pekerjaan proyek yang sudah berjalan kurang lebih dua minggu tak terlihat adanya papan informasi proyek. Seperti yang terpantau media ini dilapangan.

Salah satu pekerja proyek saat ditemui dilokasi pekerjaan mengatakan, dirinya mengaku hanya pekerja dan tidak tahu menahu terkait proyek tersebut.

“Saya hanya kuli kerja mas dan kurang paham silahkan nanti nanya sama pengawas alias mandornya,” katannya.

Kepala Desa Wanantara Kadir kepada media ini menjelaskan, menurutnya sudah menjadi tugas media untuk melakukan kontrol sisial sehingga layak mempertanyakan papan informasi proyek karena pekerjaan tersebut di biayai dari uang rakyat.

“Ini seharusnya dan sudah menjadi tugas media sebagai kontrol sosial sehingga menurut saya layak menanyakan proyek apa dari mana anggarannya dan jumlah nominalnya berapa, kalau barangkali mungkin papan informasi proyek belum dipasang,” tuturnya.

Ia menambahkan, adapun untuk wilayah tempat proyek dikerjakan, menurutnya memang perbatasan dua Desa, sebelah Desa Wanantara dan sebelah Desa Babadan blok kebon kelapa.

Selain tanpa adanya kejelasan pekerjaan proyek tersebut ditemukan juga beberapa bahan material yang menurut salah satu warga yang namanya minta dirahasiakan mengungkapkan, yang ia tahu bahan matrialnya memang kurang layak, seperti pasir waled merah yang buat adukan campur semen.

“Bahkan, semennya pun merk asal, sehingga adukan mudah rapuh ketika terkena air, saya coba pegang dan remas kayak bukan adukan saja, kalau bahasa Indramayu nya, amoh jeh,” jelasnya.

Reporter : Sono/Tiem
Editor : Amin
Publisher : Marisa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here