Proyek Jembatan PT Rajendra Masih Tidak Transparan

Proyek long segment PT Rajendra Pratama Jaya yang kurang transparan

LUMAJANG, Selasa (2/10/2018) suaraindonesia-news.com – Pekerjaan Preservasi Rehabilitasi Jembatan 28.105.001.B Grobogan B, CS, ternyata masih tidak ada transparansi dari pihak pelaksana, yaitu PT Rajendra Pratama Jaya.

Sebab dari pantauan media ini, yang sebelumnya tidak memasang papan nama pekerjaan, ternyata sudah dipasang Senin (1/10) sekitar jam 9.00 wib, diutara jembatan grobogan, Kecamatan Kedungjajang, Lumajang, Jawa Timur.

Namun yang disayangkan, pada papan nama tidak disebutkan besarnya nilai pekerjaan tersebut. Dan itu masih menimbulkan tanda tanya besar di era transparansi seperti sekarang ini.

“Kalau papan namanya kan cuma ada satu di Probolinggo. Kan ini proyek long segment,” katanya dihubungi via telepon pribadinya.

Ternyata setelah dikroscek di Dinas PU Bina Marga, mengatakan jika hanya ada satu papan yang di pasang di Jbatan Grobogan itu saja.

Seperti dikutip dari media online lainnya, bahwa pihak Dinas PUTR Kabupaten Lumajang, mengaku tidak tahu-menahu soal proyek perbaikan jembatan di jalan nasional Kali Belem, di daerah Labruk Kidul, Kecamatan Sumbersuko, Lumajang tersebut.

Kepala Dinas PUTR Kabupaten Lumajang, Ir. R. Hadi Prayitno, MT, saat dihubungi sejumlah media, kemarin mengaku tidak pernah bertemu dengan pihak yang menggarap proyek tersebut.

“Saya ini juga tidak tahu.Tapi saya sampaikan ke teman-teman provinsi, tolonglah kita ini dikirimi surat. Biar nanti kalau ada yang nanya kita gak kehilangan arah,” ujarnya santai.

Lucunya, meskipun tidak tahu siapa penggarap proyek tersebut, alat berat milik Dinas PUTR Lumajang, bersama dengan operatornya.

“Kalau alatnya memang dari kita. Kita sewakan untuk PAD Lumajang. Operatornya juga dari kita,” paparnya.

Ditanya soal keharusan adanya papan nama proyek, dia menjelaskan tidak ada ketentuan baku. Hanya saja, kalau ada papan nama proyek, masyarakat bisa tahu dan tidak akan menilai proyek tersebut proyek ‘siluman’. Pasalnya, papan nama biasanya mencantumkan nilai proyek, kapan proyek itu start dan finish.

Dia menambahkan, karena proyek jalan dan jembatan Kali Belem yang diperbaiki ini jalan nasional, maka lelangnya dari pemerintah pusat. Ditanya soal nilai proyek dan sampai kapan selesai, lagi-lagi Hadi menjawab tidak tahu persis.

“Sampai sekarang saya tidak menerima suratnya.Tapi kebetulan saya sempat nanya ke teman di Provinsi bahwa itu yang tahu proyek itu Balai Besar Surabaya. Kalau proyek nasional, kan kantornya ada di Surabaya. Besarannya, kalau gak salah sekitar Rp 4 miliar,” pungkasnya tanpa tahu persis nilai proyeknya.

Reporter : Achmad Fuad Afdlol
Editor : Agira
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here