Program Nias Terang, PLN Area Nias Adakan Sosialisasi Ke Nias Utara

Kegiatan Sosialisasi

NIAS UTARA, Rabu (25 Oktober 2017) suaraindonesia-news.com – Programkan Nias terang, PLN Area Nias adakan sosialisasi di 4 Kabupaten yang ada di Wilayah Pulau Nias yang dihadiri langsung para Camat dan Kades khususnya desa yang belum teraliri listrik.

PLN melakukan sosialisasi secara berturut turut di Kabupaten Nias, Nias Utara, Nias Selatan, dan terakhir di Nias Barat.

Menurut Manajer PLN Area Nias, Poltak Samosir, tujuan utama sosialisasi ini dalam rangka memetakan jumlah desa yang belum berlistrik yang ada di Pulau Nias.

Berdasarkan data yang ada di PLN, dari 950 desa yang ada di pulau Nias jumlah desa sudah teraliri listrik sudah mencapai 70% atau 665 desa, dengan demikian masih ada 30% atau 285 desa yang belum teraliri listrik, maka dari itu PLN memiliki rencana akan mengaliri listrik seluruh desa tersebut dalam Rencana Roadmap desa berlistrik sampai tahun 2019.

Kegiatan Sosialisasi

“Diharapkan pada saat itu seluruh desa di Nias teraliri listrik 100%,” tutur Poltak Samosir.

Baca Juga: Patung GWK Bali Jadi Patung Tertinggi di Dunia, Kalahkan Patung Liberty

Lanjut Poltak, dalam sosialisasi tersebut agendanya adalah menyamakan data jumlah desa dan nama desa yang masih akan kita aliri listrik dan menyamakan pemahaman bahwasanya dukungan Pemda terkait rencana listrik masuk desa sangat dibutuhkan.

“Bentuk dukungan yang diharapkan dari pemerintah adalah dengan ikut membangun akses jalan masuk ke lokasi desa yang belum teraliri listrik karena pembangunan jaringan baru akan dapat dilakukan jika memiliki akses jalan roda 4 serta kerjasama dalam pembebasan jalur tiang dan jaringan PLN yang sesuai standart,” tutur Samosir.

Dalam diskusi yang terjadi masih cukup banyak desa desa yang belum berlistrik belum memiliki akses jalan roda 4 untuk memudahkan pembangunan listrik masuk desa.

Kegiatan sosialisasi di Kabupaten Nias Selatan dan Nias cukup mendapat apresiasi dan dukungan pemerintah setempat bahkan acara tersebut dihadiri langsung para Wakil Bupati.

Menurut Samosir, di Nias Utara dan Nias Barat sendiri pada saat sosialisasi belum semua kades yang diundang dapat hadir sehingga PLN masih tetap membuka diri untuk dapat dilakukan koordinasi dan kegiatan serupa dikemudian hari.

Bahkan dalam sosialisasi yang di sampaikan oleh PLN tersebut mengajak masyarakat yang diwakili para Camat dan Kepala Desa sebagai peserta sosialisasi untuk mendukung program listrik masuk desa dengan merelakan tanaman atau pohon yang mengganggu jaringan atau kabel listrik.

Selain itu, pihak PLN juga mengajak masyarakat betapa pentingnya budaya safety dalam segala aktivitas terutama yang berhubungan dengan listrik, serta dibutuhkan pengetahuan khusus agar aman saat menggunakan perangkat listrik.

Dari informasi yang di himpun media ini, PLN sangat serius untuk membangun jaringan listrik desa oleh karena itu partisipasi semua pihak di Pulau Nias baik Pemerintah, warga desa yang belum teraliri listrik bahkan warga yang sudah teraliri listrik menjadi jaminan pembangunan tersebut berjalan lancar sesuai roadmap yang ditetapkan. (T2g/Jie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here