BeritaNewsPemerintahan

Pengamanan Aktivitas di Pelabuhan Juwana Ditingkatkan Jelang Arus Puncak Kedatangan Kapal

16
×

Pengamanan Aktivitas di Pelabuhan Juwana Ditingkatkan Jelang Arus Puncak Kedatangan Kapal

Sebarkan artikel ini
IMG 20260223 224939
Foto: Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra bersama Tim Terpadu Maritim Juwana meninjau tempat tambat-labuh kapal

PATI, Senin (23/02) suaraindonesia-news.com – Pengamanan dan pengaturan aktivitas di Pelabuhan Juwana ditingkatkan menjelang puncak arus kedatangan kapal ikan pada Idul Fitri 2026.

Pemerintah Kabupaten Pati pun telah membentuk Tim Terpadu Maritim Juwana, serta telah digelar Apel Bersama di Lapangan UPP Kelas III Juwana, Senin (23/02/26).

Kegiatan Apel Bersama dalam rangka pengamanan, pengaturan kapal dan antisipasi kecelakaan laut ini dipimpin oleh Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra.

Adapun peserta apel terdiri atas Pos TNI AL Juwana, Satpol Airud Polresta Pati, KP IX 1016 Ditpol Airud Polda Jateng, UPP Kelas III Juwana, Pelabuhan Perikanan Pantai Juwana, Kesehatan Pelabuhan, Satwas SDKP, Stasiun Radio Pantai, TPI Unit I dan II, serta Kantor PIT KKP.

“Kawasan maritim Juwana adalah urat nadi perekonomian masyarakat pesisir Kabupaten Pati. Aktivitas tambat-labuh, bongkar- muat ikan, hingga pelelangan harus kita jaga bersama agar tetap aman dan produktif”, ucap Risma Ardhi Chandra, dalam amanatnya.

Menurutnya, masih terdapat tantangan di lapangan, antara lain ketertiban penataan kapal, potensi kebakaran kapal dan keselamatan pelayaran.

“Kunci keberhasilan tim ini adalah sinergi dan komunikasi yang solid. Tidak boleh ada ego sektoral. Semua harus bergerak dalam satu komando dan satu tujuan”, tegasnya.

Pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas, lanjut Chandra, tetap harus memprioritaskan konsistensi penegakan aturan, demi keselamatan bersama dan keberlanjutan aktivitas ekonomi maritim.

“Dukungan pemilik kapal dan paguyuban nelayan sangat dibutuhkan. Tertib tambat-labuh, melengkapi alat keselamatan dan memahami aturan pelabuhan adalah bentuk tanggung jawab bersama”, tandas Chandra.

Tim Terpadu ini menjadi instrumen strategis Pemkab Pati untuk menjaga ketertiban aktivitas pelabuhan perikanan, tempat pelelangan ikan, serta alur Sungai Silugonggo yang menjadi lalu lintas kapal.

Usai pelaksanaan apel, Plt Bupati Pati didampingi Tim Terpadu Maritim meninjau Posko Tim Terpadu, TPI I dan TPI II, serta tempat tambat-labuh kapal.