BeritaNewsPemerintahan

Pemkab Sumenep Perkuat Komitmen Dukung Swasembada Garam Nasional

95
×

Pemkab Sumenep Perkuat Komitmen Dukung Swasembada Garam Nasional

Sebarkan artikel ini
IMG 20260423 133316
Foto: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo.

SUMENEP, Kamis (23/04) suaraindonesia-news.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep menegaskan komitmennya dalam mendukung program swasembada pangan nasional melalui penguatan sektor garam. Upaya tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, yang menilai wilayahnya memiliki potensi strategis sebagai salah satu sentra produksi garam terbesar di Indonesia.

Kabupaten Sumenep yang dikenal sebagai Kota Keris memiliki hamparan lahan produksi garam yang luas, baik di wilayah daratan maupun kepulauan. Kondisi ini dinilai menjadi modal penting dalam mendorong percepatan pencapaian target swasembada garam nasional.

“Wilayah produksi garam tersebar di sejumlah kecamatan seperti Kalianget, Gapura, Gili Genting, hingga Raas,” ujar Achmad Fauzi.

Selain mengandalkan potensi alam, pemerintah daerah juga mengintensifkan pendampingan terhadap petani garam. Program tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas produksi sekaligus memperkuat daya saing garam lokal di pasar nasional.

Pendampingan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan pemerintah daerah, provinsi, hingga pemerintah pusat. Fokusnya mencakup edukasi teknis produksi, peningkatan kualitas hasil panen, serta pemetaan kebutuhan petani.

“Upaya ini penting agar petani mampu menghasilkan garam berkualitas tinggi dan berkelanjutan,” jelasnya.

Selain itu, berbagai bentuk bantuan juga disalurkan melalui kelompok petani, meliputi sarana produksi, penguatan kelembagaan, hingga akses terhadap program nasional.

Bupati Fauzi menegaskan bahwa sektor garam tidak hanya menjadi komoditas lokal, tetapi juga bagian dari strategi besar dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Garam menyangkut kepentingan nasional. Karena itu, dukungan pemerintah akan terus diperkuat,” tegasnya.

Ke depan, Pemkab Sumenep berkomitmen untuk meningkatkan sinergi lintas sektor, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) petani, modernisasi alat produksi, serta optimalisasi lahan tambak garam.

“Sinergi dengan pemerintah pusat dan provinsi akan terus ditingkatkan demi memperkuat ketahanan pangan berbasis garam,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan