Pemkab Abdya, Sambut  Atlet Judoka Miftahul Jannah

Wabup Abdya Muslizar MT, bersama Kapolres Abdya AKBP Andy Hermawan, Dandim 0110 Letkol Arm Iwan Aprianto, perwakilan Kajari H Azwar, saat menyambut Miftahul Jannah di Setdakab Abdya.

ABDYA ACEH, Kamis (18/10/2018) suaraindonesia-news.com – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengapresiasi sikap Miftahul Jannah, judoka asal Gampong Padang Baru, Kecamatan Susoh, Abdya yang gagal bertanding di Asian Para Games 2018 karena menolak melepaskan jilbabnya.

Miftahul Jannah, atlet judo low vission Asian Para Games 2018, tiba di kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Rabu (17/10/2018) sore. Kedatangan Miftahul Jannah itu,diiringi mobil patwal satlantas polres Abdya,disambut meriah oleh masyarakat Abdya, dan pada Kamis (18/10/2018) Wakil Bupati Muslizar MT, dan segenap unsur Forkopimkab, menyambut langsung di kantor Setdakab Abdya.

Pejudo Putri Indonesia, Miftahul Jannah tidak jadi berlaga pada ajang Asian para Games 2018 usai didiskualifikasi karena enggan melepas hijabnya.

Padahal, Miftahul dijadwalkan bertanding menghadapi judoka asal Mongolia, Oyun Gantulga di nomor-52 kg kategori low vision. Pertandingan itu berlangsung di JIExpo Kemayoran, pukul 10.18 WIB.

“Sikap Miftahul mengingatkan saya pada petarung UFC asal Rusia, Khabib Nurmagomedov. Dimana Khabib beringas saat agama dan orang tuanya dihina oleh rivalnya Conor Anthony McGregor,” sebut Wabup Abdya Muslizar MT, dalam sambutannya, Kamis (18/10/2018).

Muslizar mengaku bangga pada Miftahul Jannah. Menurutnya, pilihan untuk tidak bertanding bagaikan melebihi ratusan bahkan ribuan mendali emas yang hendak dipersembahkan untuk daerah dan negara.

“Sekali lagi atas nama Pemerintah dan masyarakat Abdya kami bangga kepada Ananda Miftahul Jannah,” ujar Wabup Muslizar.

Sikap yang diambil atlet Blind Judo 52 kg tersebut menurut Wabup, sudah sangat tepat. “Jangan menggadaikan aqidah hanya untuk mengejar prestasi,” ujarnya.

Disampaikan Wabup, akidah merupakan diatas segala-galanya, jangan hanya demi mengejar prestasi yang hanya bersifat duniawi, jati dirinya tergadaikan. Namun yang terpenting adalah bagaimana mengutamakan aqidah itu lebih bermartabat, jangan hanya karena untuk mengejar prestasi lalu menghilangkan jati diri.

Muslizar MT juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada atlet tersebut yang telah memberikan contoh tauladan bagi umat muslim.

“Sekali lagi atas nama pemerintah dan masyarakat Abdya bangga kepada mu ananda (Miftahul Jannah), ini melebihi ratusan bahkan ribuan medali emas yang kamu persembahkan buat daerah, rakyat Abdya, Aceh, bahkan untuk umat Islam di dunia,” kata Muslizar MT.

Selain mendapatkan berbagai apresiasi dan hadiah dari berbagai instansi daerah, maupun dari berbagai kalangan politisi, namun pada kesempatan itu, atas nama pemkab Abdya Wabup Muslizar.MT/Ny.safra  memberikan beasiswa didampingi sekda Drs,Thamrin dan direktur Ie Abdya sebuah Paket umroh gratis kepada Miftahul jannah, penyerahan tersebut berlangsung di Aula loby Setdakab Abdya.

Pantauan awak media,Penyambutan Miftahul Jannah ke Setdakab Abdya disambut dengan tarian ranup lampuan dan rebbana sekalian acara pesijuk langsung, Ketua MPU, MAA dan Kapolres AKBP Andy Hermawan, turut dihadiri Dandim 0110 Letkol Arm Iwan Aprianto,H.Azwar mewakili kejari Abdya Sekda Abdya Drs Thamrin, para skpk dan mpu,maa,Kepala sekolah,guru –guru serta undangan lainnya.

Reporter : Nazli Md
Editor : Amin
Publisher : Imam


Warning: A non-numeric value encountered in /home/suaraindonesia/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here