Pembangunan Jalan dan Jembatan di Mamasa Telan Anggaran Rp 64 Miliar

Salah satu pembangunan jalan di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.

MAMASA, Rabu (31/10/2018) Suaraindonesia-news.com – Pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat mencapai Rp 64 miliar untuk anggaran tahun 2018 yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Insentif Daerah (DID).

Untuk tahun 2018 Pemerintah Pusat dan Daerah kucurkan dana sebesar Rp 64 miliar untuk mempercepat pembangunan jalan dan jembatan, anggaran tersebut terbagi dalam DAK senilai Rp 18 miliar yang terdiri dari 6 paket proyek, DAU senilai Rp 38 miliar yang dibagi dalam 75 paket proyek, DID senilai Rp 8 miliar terbagi dalam tiga paket proyek, sementara anggaran untuk pembngunan jembatan sebesar Rp 4 miliar.

Menurut Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten Mamasa Asri Thomas, pekerjaan jalan dan jembatan telah disebar dibeberapa Kecamatan diantaranya kecamatan Tawalian, Kecamatan Balla, Kecamatan Messawa, Kecamatan Tabang, Kecamatan Mambi, Kecamatan Tabulahan, Kecamatan Mamasa, Kecamatan Sumarorong, Kecamatan Nosu, Kecamatan Pana’, Kecamatan Aralle, Kecamatan Bambang, Kecamatan Bumal dan Kecamatan Sespa.

Asri Thomas menyebutkan penyebaran paket pembangunan jalan di Kabupaten Mamasa tahun ini difokus kan untuk jalan antar Desa dan Kecamatan. Untuk memaksimalkan pembangunan jalan di Kabupaten Mamasa secara keseluruhan Thomas mengaku membutuhkan dana sebesar Rp 800 miliar.

“Kalau dana hanya 64 miliar per tahun berarti kita butuh waktu lama untuk memaksimalkan pembangunan infrastruktur jalan yang masi rusak parah di Mamasa ini.” ungkap Asri Thomas saat di temui 31 Oktober 2018 di Mamasa, Sulawesi Barat.

Ditanya soal kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Mamasa pihaknya mengaku hingga saat ini masi mencapai 50% dalam kondisi rusak berat dari jumlah volume yang ada, khususnya jalan penghubung Kecamatan dan Desa.

“Itu dikarenakan volume jalan di mamasa tidak sebanding dengan anggaran yang tersedia,” ujarnya.

Asri Thomas menambahkan, adapun progres dari segala pekerjaan yang sedang berjalan untuk tahun anggaran 2018 semuanya suda diatas 80% dan ditargetkan akan tuntas paling lambat desember 2018.

Reporter : Bung Wahyu
Editor : Agira
Publisher : Imam


Warning: A non-numeric value encountered in /home/suaraindonesia/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here