Peletakan Patung Kapten Muslihat, Ini Kata Wakil Wali Kota Bogor

oleh -301 views
Patung Kapten Muslihat sebelum diganti.

KOTA BOGOR, Senin (09/08/2021) suaraindonesia-news.com – Dengan dibangunnya Alun-alun Kota Bogor, yang sudah memasuki tahap pengerjaan, tentu Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor harus memperhatikan berbagai hal, seperti patung Kapten Muslihat.

Cucu Almarhum Kapten Muslihat, Yuanita Iskandar saat ditemui suaraindonesia-news.com menyampaikan, dengan dibangunnya Eks Taman Topi menjadi Alun-alun Kota Bogor, ia berharap Pemkot Bogor mengundang keluarganya untuk membahas penempatan patung Kakeknya.

“Kita sih menerima aja apa kata Pemkot Bogor, tapi sebagusnya kita diundang,” ungkapnya, Senin (09/08/2021) di salah satu tempat ngopi di seberang Hotel Salak.

Menurut Yuanita, seandainya pihaknya di undang Pemkot Bogor, ada beberapa permintaan yang akan mereka sampaikan, dimana pun nanti patung kakeknya ditempatkan, pihaknya berharap agar dibuat semacam Prasasti (piagam atau dokumen yang ditulis pada bahan yang keras dan tahan lama) di sekitar patung.

“Dimana pun nanti ditempatkan patung Kakek, saya berharap agar dibuatkan prasasti, jadi sedikit banyaknya perjuangan kakek tertuang di prasasti tersebut,” tuturnya.

Saat dihubungi suaraindonesia-news.com melalui telepon selulernya, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim mengatakan, patung Kapten Muslihat akan diletakkan di pertigaan Merdeka, Jembatan Merah.

Sebelumnya tambah Dedie, patung Kapten muslihat direncanakan ditempatkan di museum perjuangan, hanya saja, karena lokasinya sempit maka ditempatkan di pertigaan Merdeka.

Menurut Dedie, patung Kapten Muslihat ditempatkan di pertigaan Merdeka karena akan ada penggabungan stasiun Bogor dan stasiun Paledang, sehingga dibawah jalan kreta api akan ada undrpass atau atasnya dengan flyover.

“Pertimbangan teknis lain, akan ada penggabungan stasiun Bogor dan stasiun Paledang sehingga dibawah jalan keteta akan ada underpass atau diatasnya dgn flyover,” ujarnya.

Selain itu tambah Dedie, patung Kapten Muslihat akan dibuat dari perunggu agar lebih kuat dan abadi, dan posenya memberi semangat kepada pasukan sebelum melintas di jembatan merah.

“Patung perunggu dibuat sebagai penghormatan agar lebih kuat dan abadi. Pose memberikan semangat kepada pasukan sebelum melintas di jembatan merah,” pungkasnya.

Reporter : Iran G Hasibuan
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *