Pelaku Tawuran Pelajar Kembali Pecah Dijalanan

oleh -69 views
Ilustrasi tawuran. | Sumber Foto:HelloMotion

BOGOR, Kamis (08/08/2019) suaraindonesia-news.com – Musuh bebuyutan SMAN 7 dan SMAN 6 Kota Bogor, Jawa Barat, kembali pecah dijalanan. Pelaku tawuran pelajar itu dipergoki anggota satgas pelajar Kota Bogor.

Menurut anggota Satuan Tugas (Satgas) pelajar, Bayu Saputra menuturkan seperti dikutip dari Kompas.com, perkelahian antar pelajar itu sempat pecah dua kali di lokasi berbeda.

Tawuran pertama terjadi di depan Kantor BPJS Ketenagakerjaan. Setelah dibubarkan, tawuran kembali berlanjut di depan SMP Negeri 8 Kota.

Tawuran antar dua kelompok pelajar dari SMAN 6 dengan SMAN 7 terjadi di Jalan Kolonel Enjo Kedung Badak, Tanah Sareal, Kota Bogor, Selasa (06/08).

Dikatakan Bayu, dari pengakuan beberapa pelajar yang telah diamankan, pemicu tawuran antar dua kelompok pelajar SMAN tersebut diduga rebutan perempuan.

Pada peristiwa itu, lima orang pelajar dari sekolah tersebut diamankan oleh anggota Satgas Pelajar Kota Bogor.

“Mereka bergerombolan pakai motor. Terus datang lagi anak-anak yang lain dari masing-masing sekolah saling membela teman-temannya,” kata Bayu, di lokasi.

Selain itu, kata Bayu, senjata tajam juga ditemukan di dalam bagasi motor di salah satu kendaraan pelajar.

“Saya tangkap, terus saya amanin. Pas diperiksa ada yang bawa senjata tajam di bagasi motor. Kita data terus panggil guru dari masing-masing sekolah tersebut,” ungkap Bayu.

Ditampat terpisah pengamat pendidikan H.Deden mengatakan, maraknya tauran di kota bogor tidak pernah terselesaikan bertahun tahun, karena baik disdik maupun (KCD) tidak pernah mencari formula yang cepat, sehingga tawuran terus berlanjut dan menelan korban.

“Sudah banyak korban meninggal akibat tawuran hanya dipicu persoalan sepele,” kata H. Deden. Kamis (8/8).

Sementara Kepala Cabang Dinas (KCD) Wilayah II Provinsi Jawa Barat, Aang Karyana saat dimintai tanggapannya berkaitan dengan terjadinya tawuran antara SMAN 6 dan SMAN 7 melalui WhatsApp, hingga berita ini diturunkan belum ada jawaban.

Reporter : Iran G Hasibuan
Editor : Amin
Publisher : Mariska

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *