Organda Minta Tempat Uji Kir Ada Di Wilayah Kota Batu

oleh -212 views
Batal dijadikan Kartor uji kir, kini rumah potong hewan

Reporter: Adi Wiyono

KOTA BATU, Minggu (28/5/2017) suaraindonesia-news.com – Organisasi Angkutan Darat (Organda) kota Batu  mendesak   kepada pemerintah  untuk memberikn fasilitas uji kir  atau tanda laik jalan untuk kendaraan bermotor di wilayah kota Batu, sebab sejak kota Batu terbentuk menjadi pemerintahan sendiri atau memisahkan diri dari Kabupaten Malang hingga kini kota Batu belum memiliki ujir Kir.

Totok AM, Sekretaris Organda Kota Batu mengatakan bahwa permintaann  tempat uji Kir itu sudah di sampaikan ke DPRD kota Batu dan walikota Batu Eddy Rumpoko, namun hingga kini belum terwujud, hanya janji tinggal Janji.

Akibatnya, masyarakat kota Batu malas melakukan uji Kir di wilayah Kabupaten Malang,   Sedikitnya 1500 kendaraan di Kota Batu tidak memiliki tanda laik jalan untuk kendaraan bermotor.

“Begitu besarnya jumlah kendaraan yang tidak memiliki KIR ini ternyata disebabkan karena keengganan pemilik kendaraan untuk datang ke tempat uji KIR. Karena tepatnya Jauh dan antrinya terlalu makan waktu” Totok AM, Sekretaris Organda Kota Batu, Minggu (28/5/2017).

Menurut dia, Dari 3 kota yang ada di Malang Raya hanya Kota Batu yang belum memiliki tempat uji KIR, Pemkab Malang telah memiliki tempat Uji KIR di Talangagung dan Pemkot Malang di Arjowinangun, sementara kota Batu belum.

“Kota Batu tetap numpang di tempat uji KIR milik Provinsi Jatim di Karanglo, bersama Kabupaten Malang yang berada di wilayah Barat, Timur dan Utara,“ ujarnya.

Lanjut dia, Uji kir di Karanglo terlalu jauh, Selain jauh, untuk mengurus uji KIR ini dibutuhkan waktu yang sangat lama. “Kalau mau uji kir, seorang pemilik kendaraan harus berangkat jam 6 pagi, biar tidak perlu antri panjang, itu pun selesainya paling cepat jam 13.00, “ terangnya.

Menurut Totok, dalam sehari untuk Kota Batu saja berkisar 50 mobil yang melakukan uji KIR, sementara yang dari Kabupaten Malang terdapat 100 hingga 150 unit kendaraan yang antri melakukan uji KIR.

Kata dia,  dengan memiliki tempat uji KIR sendiri, tidak hanya memudahkan para pemilik kendaraan yang setiap 6 bulan sekali harus uji KIR, namun juga memberikan tambahan pendapatan asli daerah.

Terkait permintaan Organda kota batu, Didik Mahmud, Ketua Komisi C membenarkan Organda Kota Batu meminta  dibangunna tempat uji KIR di wilayah kota Batu.

Tinggalkan Balasan