Operasi Yustisi Tegakan Protokol Kesehatan Dengan Pendekatan Secara Humanis

oleh -24 views
Bupati Lumajang saat pimpin operasi Yustisi.

LUMAJANG, Rabu (16/9/2020) suaraindonesia-news.com – Aparat Gabungan dari unsur Polisi Pamong Praja, Polres Lumajang dan Kodim 0821 Lumajang mulai gencarkan Operasi Yustisi penegakan protokol pencegahan Covid-19. Operasi Yustisi tersebut secara resmi dimulai ditandai dengan pemberangkatan Mobil Covid-19 Hunter di halaman Mapolres Lumajang, tadi malam.

Bupati menjelaskan bahwa operasi yustisi digelar agar masyarakat semakin sadar terhadap upaya pencegahan Covid-19. Apalagi diungkapkan Bupati bahwa hingga pertengahan September terjadi lonjakan kasus konfirmasi positif yang cukup tinggi di Lumajang.

“Hal ini kita lakukan untuk memastikan seluruh masyarakat Lumajang patuh terhadap protokol kesehatan, karena kita ingin Covid-19 tidak semakin menyebar,” jelasnya.

Dari hasil operasi yustisi ini, tak sedikit yang terjaring dan langsung menjalani proses sidang di tempat dilanjutkan menandatangani surat pernyataan disiplin protokol kesehatan. Bupati menyayangkan, mayoritas pelanggar yang terjaring merupakan generasi muda.

“Saya sebenarnya berharap anak-anak mudanya yang lebih care dan lebih patuh terhadap protokol kesehatan, tetapi malah anak muda yang justru melanggar,” ujar Bupati.

Bupati berpesan agar dalam penindakan pada Operasi Yustisi ini aparat melakukan dengan cara-cara yang humanis.

Sementara itu, Kapolres Lumajang, AKBP Deddy Foury Millewa menjelaskan bahwa Operasi Yustisi dilakukan agar masyarakat yang tidak patuh terhadap protokol kesehatan merasa jera. Padahal menurutnya, salah satu kekuatan untuk melawan Covid-19 adalah penggunaan masker.

Kapolres meminta petugas dalam proses penindakan juga melakukan sosialisasi agar masyarakat kembali sadar menerapkan perilaku disiplin terhadap protokol kesehatan pencegahan Covid-19. “Saya harapkan anda semua sebagai pelopor tutur tinular untuk menjaga Lumajang bebas dari Covid-19,” pungkasnya.

Sementara itu, dalam peningkatan jumlah pasien terduga Covid-19 di Kabupaten Lumajang hingga saat ini yang telah menyentuh angka 300 lebih, hendaknya menjadi kewaspadaan bersama agar penularan dan penyebaran Covid-19 terputus dan segera berlalu.

Menindaklanjuti hal tersebut Satuan Polisi Pamong Praja Kab. Lumajang bersama Kodim 0821 dan Polres Lumajang melakukan penertiban masker bagi warga masyarakat, khususnya yang melintas di jalan seputar Alun-alun Lumajang.

Sedangkan bagi warga masyarakat yang membandel dikenakan sanksi push up, agar menjadi pembelajaran untuk mewaspadai penularan/penyebaran Covid-19 secara sungguh-sungguh.

“Kami bersama jajaran TNI dan POLRI, Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Lumajang memberikan peringatan kepada setiap warga masyarakat yang tidak bermasker yang melintas di Jln. Alun-alun Utara, dengan menandatangani Surat Pernyataan. dan apabila yang bersangkutan kembali terjaring razia masker di massa Pandemi Covid-19 akan dikenakan sanksi administratif sebagaimana ketentuan hukum yang berlaku,” kata Petugas Satpol PP.

Dengan demikian diharapkan setidaknya ada efek jera bagi warga masyarakat, mengingat melonjaknya pasien Covid-19 di Kabupaten Lumajang yang mencapai 312 orang pada update tanggal 14 September 2020. (adv).

Reporter : Fuad
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *