Operasi Cipta Kondisi, Polsek Samboja Amankan 160 Botol Miras Berbagai Merk

oleh -761 views
Foto: Kapolsek Samboja AKP Yusuf (tengah) didampingi personel Polsek Kamboja menunjukan barang bukti miras yang berhasil diamankan dalam Operasi Cipta Kondisi yang dilaksanakan pada bulan Agustus 2022 lalu.

BALIKPAPAN, Selasa (27/9/2022) suaraindonesia-news.com – Jajaran Polsek Samboja mengamankan sedikitnya 160 botol minuman keras (Miras) berbagai merk dari beberapa kios di wilayah hukum Polsek Samboja, Polres Kutai Kartanegara.

Minuman beralkohol itu diamankan dari sejumlah tempat dalam Operasi Cipta Kondisi yang dilakukan aparat Polsek Samboja selama kurun waktu bulan Agustus 2022 lalu.

Kapolsek Samboja AKP Yusuf menjelaskan, minuman beralkohol berbagai merk itu diamankan dalam upaya cipta Kondisi di wilayah hukumnya. Upaya tersebut dilakukan untuk menciptakan situasi keamanan dari berbagai penyakit masyarakat.

“Minuman dari berbagi merk ini kita amankan saat melaksanakan Operasi Cipta Kondisi selama bulan Agustus 2022 lalu. Upaya ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan untuk menciptakan situasi keamanan di wilayah Kecamatan Samboja,” kata Yusuf kepada wartawan di Mapolsek Samboja, Selasa, (27/09).

Yusuf menerangkan, Operasi Cipta Kondisi di bulan Agustus itu dilaksanakan sebelum acara puncak Samboja Expo digelar. Sebab, dalam acara puncak acara tersebut menghadirkan artis Ibu Kota.

Untuk menghindari peredaran miras dalam acara tersebut, Polsek Samboja melaksanakan operasi ke tempat-tempat yang diduga menjual miras.

“Dalam operasi itu, kita berhasil mengamankan 160 botol miras berbagai merk dengan kandungan alkohol 5 persen hingga 40 persen,” ujar Yusuf.

Kendati penindakan terhadap peredaran miras tersebut tidak dikenakan pidana, namun kata Yusuf, pelakunya tetap diminta membuat surat pernyataan untuk tidak menjual kembali miras dalam jenis apapun.

“Jika dengan surat pernyataan tersebut, pelaku masih menjual miras lagi, selanjutnya kita akan lakukan tindakan pidana ringan sesuai ketentuan undang-undang. Untuk barang bukti yang berhasil kita amankan, nanti akan dilakukan pemusnahan dengan mengundang unsur Muspika Samboja,” jelasnya.

Yusuf berharap, jika di wilayah Kecamatan Samboja ke depan tidak ada lagi penjualan miras. Hal tersebut untuk menekan gangguan Kamtibmas, sehingga masyarakat tetap merasa aman dan nyaman dalam setiap kegiatan apapun.

Untuk mencegah terjadinya peredaran miras, Yusuf menegaskan, pihaknya akan mengedepankan edukasi kepada masyarakat melalui peran Bhabinkamtibmas yang bertugas di setiap Kelurahan/Desa.

“Kita juga sudah sampaikan kepada semua Lurah/Kepala Desa di Kecamatan Samboja, jika terdapat warga yang masih menjual miras untuk segera dilaporkan. Dan ini berjalan efektif, karena baru-baru ini kita juga tekankan kepada para tokoh-tokoh masyarakat untuk membantu pihak kepolisian terkait penjualan miras, mereka sangat responshif. Jadi kalau ada peredaran miras, kita di infokan oleh mereka,” tandasnya.

Reporter : Fauzi
Editor : M Hendra E
Publisher : Nurul Anam

Tinggalkan Balasan