Suara Indonesia-News.Com, Malang – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Brawijaya (UB) Malang, Mengadakan kuliah tamu dengan tema Open House BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) UB dan Work Shop Aktivitas, Jumat (27/3/2015).
Acara yang dilaksanakan di Gedung Widyaloka Universitas Brawijaya tersebut dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo, S. H, M.Hum dan Walikota Malang H. Moch Anton serta Rektor Universitas Brawijaya Malang Prof Dr Ir M Bisri.
Acara disambut dengan antusias oleh 300 peserta perwakilan dari BEM dari berbagai Universitas di Jawa Timur, dan beberapa dosen UB.
Nara sumber dalam acara tersebut di isi oleh Pakde Karwo Gubernur Jawa Timur dan Dias Satria, S.E, M.App.Ec dosen Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya.
Peran mahasiswa dalam Masyarakat Ekonomi Asean 2015 menjadi topik pakde Karwo dalam presentasinya siang ini. “Kesepakatan Indonesia dan Asean Economic Community (AEC) 2015 bukan merupakan hal yang perlu ditakuti, dan Universitas adalah wadah untuk mencetak generasi muda bangsa yang siap berkompetisi dalam AEC 2015” tutur pakde karwo.
Pakde Karwo juga dalam presentasinya membahas urgensi kesiapan yang meliputi pasar tunggal dan basis produksi, kawasan ekonomi yang kompetitif, pembangunan ekonomi yang merata, serta integrasi dengan perekonomian global. Jawa Timur siap untuk perdagangan bebas dengan tidak menghilangkan khas Jawa Timur seperti pada aspek makanan dan adat istiadat.
Sebelum acara kuliah tamu dimulai, telah diadakan Penandatangan Nota kesepahaman antara Gubernur Jawa Timur dengan Universitas Brawijaya yang bertempat di gedung rektorat UB lantai 6 yang bertujuan untuk mewujudkan kerjasama dibidang pendidikan dan kesehatan yang diwujudkan dengan pembangunan rumah Sakit oleh Universitas Brawijaya. (Win).












