Naiki Kayu Rakit, Tiga Warga Aceh Timur Diterkam Buaya

oleh -46 views
Anggota Polsek Serbajadi dan warga sedang mengevakuasi jenazah korban saat ditemukan di lokasi kejadian.

ACEH TIMUR, Kamis (1/8/2019) suaraindonesia-news.com – Tiga warga Aceh Timur diterkam buaya, diantaranya Karsani (19) Syehtawarmi (25) Merdu alias Aman Rukisah (55) atas kejadian tersebut, informasi yang dihimpun media ini, ketiganya warga Gampong Ketibung, Kecamatan Serba Jadi, Kabupaten Aceh Timur.

Sebelum mengalami nasib naas, korban bersama temannya menaiki rakit kayu dari aliran sungai Jamur Batang, setibanya di daerah Dusun Lubuk/Muara Kedinah, Gampong Bunin, Kecamatan Peunaron, sekira pukul 12.30 WIB, rakit yang ditumpangi korban tersangkut, kemudian korban turun ke sungai, setelah turun ke sungai korban langsung diterkam buaya.

Saat itu juga korban hendak dibantu oleh kedua temannya, namun tetap gagal walaupun mereka membacok kepala buaya tersebut, pertolongan yang diberikan oleh temannya korban tidak terlepas dari gigitan buaya, kemudian dibawa ke dasar sungai. Setelah ditunggu selama lebih kurang 1 jam korban tidak juga muncul ke permukaan air. Selanjutnya Karsani bersama Syehtawarmi pulang ke kampung untuk mencari bantuan.

Sementara Kapolsek Serbajadi AKP Ahmad Yani, atas kejadian warga diterkam buaya menjelaska setelah menerima informasi masyarakat, langsung anggota Polsek Serba jadi Bripka Weinko Andika dan Brigadir Dedi Syahputra, terjun langsung, sekira pukul 16 WIB bergabung dengan anggota Koramil 01/Peunaron, Tim SAR Aceh Timur bersama – sama warga melakukan pencarian terhadap korban.

“Tim pencarian menggunakan perahu karet milik SAR Aceh Timur dan 4 (empat) perahu rakit milik warga menuju kelokasi kejadian, tepatnya dimana korban pada saat diterkam buaya berkisar jarak kurang lebib100 meter dari lokasi pencarian tersebut, hingga akhirnya korban ditemukan oleh warga,” terang Kapolsek.

Saat itu kata dia, posisi korban masih dalam posisi digigit buaya, berbagai upaya dilakuakan untuk melepaskan korban dari mulut buaya, kemudian korban terlepas dari gigitan buaya. Sedangkan buaya langsung menghilang ke dasar sungai.

Selanjutnya tim SAR mengevakuasi korban ke Puskesmas Penaron. Dari hasil autopsi, korban dinyatakan telah meninggal dengan keadaan perut sebelah kiri luka robek dan kaki sebelah kiri putus.

“Usai di autopsi korban diserahkan kepada keluarga untuk disemayamkan,” Tutup Kapolsek.

Reporter : Rusdi Hanafiah
Editor : Amin
Publisher : Mariska

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *