Meski Terkesan Lamban, Rumah Kost Tempat Tragedi Pemerkosaan di Sumenep Ditutup

oleh -421 views
Tim Gabungan saat menyegel Rumah Kost milik H. Musleh di Desa Kolor, Kec. Kota Sumenep. Kamis (1/8/2019).

SUMENEP, Kamis (1/8/2019) suaraindonesia-news.com – Meski terkesan lamban, rumah kost H. Musleh di Desa Kolor, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, akhirnya ditutup Tim gabungan, Kamis (1/8).

Penutupan tersebut dilakukan setelah adanya tragedi pemerkosaan yang melibatkan 6 pelaku secara bergiliran terhadap 1 gadis.

Penutupan itu melibatkan unsur TNI, Polri, Satpol PP, DPM-PTSP Sumenep, Kades Kolor dan aparat lainnya.

Kabid Pengendalian dan Penyuluhan DPM-PTSP Kabupaten Sumenep Abd. Kadir mengatakan, penutupan dilakukan karena dinilai telah menyalahi peruntukan sebagaimana terlampir dalam TDUP.

“Jadi tidak sesuai peruntukannya, yang rumah kos khusus putri ternyata sering kali atas laporan masyarakat terjadi di luar peruntukannya, antara miras, sabu-sabu, dan yang terakhir sangat memalukan dan membawa nama jelek Sumenep yaitu terjadinya kasus pemerkosaan yang sampai di luar batas,” tutur Kadir.

Dengan dasar itu lanjut Kadir, pihak DPM-PTSP mencabut TDUP-nya sekaligus metutup rumah kost secara permanen.

“Kita menutup, TDUP nya dicabut dan sekaligus ditutup karena melanggar, yakni Perda Sumenep No. 03 tahun 2002, Perda No. 04 tahun 2013, Perda No. 08 tahun 2018, dan Perbup No. 78 tahun 2018,” jelas dia.

“Setelah mengadakan rapat koordinasi dengan para tim jadi sepakat rumah kos ini karena tidak sesuai peruntukannya dan sudah banyak melanggar peraturan daerah dicabut,” imbuh dia.

Sementara Kabid Penegak Perda Satpol PP Kabupaten Sumenep Nurus Dahri, mengungkapkan, tempat kost tersebut pada tahun 2014 sudah dilayangkan surat peneguran namun tidak di indahkan oleh pemilik kost.

“Dari tim kami itu pernah melakukan upaya teguran lisan tapi toh Allah berkata lain sampai ada kejadian seperti ini,” pungkasnya.

Reporter : Halis/Min
Editir : Amin
Publisher : Mariska

Tinggalkan Balasan