Mau Tanam Palawija, Anggota LMDH Harus Bayar Jutaan Per Ha

LUMAJANG, Kamis (11/7/2019) suaraindonesia-news.com – Mau tanam palawija saja, anggota Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Argosari Indah harus bayar terlebih dahulu kepada oknum LMDH Argosari Indah.

Besaran pungutan tersebut menurut sejumlah anggota LMDH Argosari Indah bervariasi. Mulai Rp. 400 ribu sampai dengan Rp. 600 ribu per seperempat hektarnya.

“Kalau tidak membayar tidak akan boleh menggarap, mau makan apa kita nantinya?” keluh Seneman, seorang Anggota LMDH Argorasi Indah saat ditemui di Mapolres Lumajang siang ini.

Hal yang sama disampaikan oleh Riyono, yang sempat bertanya kepada pihak Perhutani, dengan adanya tarikan seperti ini.

“Perhutani kayak ngga tau menahu soal ini,” katanya ketika

Yang lebih disesalkan lagi, kata Riyono para petani ditarik sharing kentang, padahal tanaman mereka adalah palawija.

“Kalau sesuai dengan perjanjian antara Perhutani dan LMDH adalah tanaman bawang sayur,” ujarnya lagi.

Ponimat yang juga Anggota LMDH Argosari Indah, mengatakan kalau
anggota LMDH ada sekitar 300 lebih.

“Yang meminta pembayaran itu sewaktu Ketua LMDH, dijabat Julisari, yang juga merupakan kakak Kades Argosari,” ungkap Ponimat.

Padahal jaman Ketua LMDH dijabat Taman, kata Ponomat tidak ada tarikan seperti ini.

Sementara ini pihak Asper Perhutani Lumajang dan Ketua LMDH Argosari Indah masih belum bisa berkomentar terkait hal ini, sebab tidak ada dikantornya.

Reporter : Fuad
Editor : Amin
Publiser : Mariska

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here