Mantan Kajari Abdya Titip Kado SPPD Fiktif, Kajari Nilawati: Siap Lanjutkan

Mantan Kajari Abdya Abdur kadir, SH, MH, salam komando bersama Kajari Abdya yang baru ibu Nilawati, SH. MH dan menyerahkan bungkusan kado saat acara pisah sambut dikantor Kejari setempat.

ABDYA, Jumat (8/11/2019) suaraindonesia-news.com – Mantan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Aceh Barat Daya (Abdya) Abdur Kadir, SH, MH menitipkan Kasus dugaan penyalahgunaan Surat Perintah Perjalan Dinas (SPPD) fiktif 24 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) kepada Kajari baru Nilawati, SH, MH.

Hal itu di katakan, Abdur Kadir kepada wartawan usai acara pisah  sambut dirinya dengan kajari baru ibu Nilawati di halaman kantor Kejari jalan Bukit Hijau, kompleks perkantoran, Abdya. Kamis (7/11).

Dikesempatan itu, Abdur Kadir mengaku selama empat tahun menjabat banyak kasus-kasus yang telah diselesaikan seperti elearning tik yang saat ini lagi menunggu kepetusan kasasi dari Mahkamah Agung (MA), pengadaan alkes atas nama mantan sekda Ramli Bahar divonis 6 tahun, sodomi, hamili anak tiri dan lain sebaginya.

“Semuanya sudah berjalan. Jadi ada kasus yang sudah kita limpahkan, sudah ada yang sidang, dan sudah ada yang putus, cuma sekarang tersisa kasus PDAM gunung kila, SPPD fiktif dan itu sudah saya serahkan kepada ibu Kajari yang baru,” kata Abdur Kadir.

Ia mengaku kasus SPPD fiktif masih dalam penyelidikan lantaran masih banyah yang harus dimintai keterangan.

“Yang namanya penyelidikan mesti butuh proses dan itu akan dilanjutkan oleh ibuk Kajari,” katanya.

Namun, lanjutnya, sebagai institusi kejaksaan terus berusaha bekerja profesional dalam menjalankan tugas dan tidak boleh di intervensi oleh pihak manapun.

“Kita benar-benar profesional dan tidak ada yang didiamkan sebagaimana kasus yang pernah saya tangani sebelumnya, kalau memenuhi syarat, ya tetap kita limpahkan,” ujarnya.

Dikesempatan itu Abdur Kadir meminta pamit kepada seluruh masyarakat Abdya dan memohon maaf selama ia menjalankan tugas serta memohon doa agar ditempat tugas yang baru  dibelitung timur ia dapat menjalankan tugas sebagaimana mestinya.

“Ibu Kajari ini kan sahabat saya, saya pegen juga beliau sukses. Kalau melanjutkan Pasti, yang tidak benar itu di petieskan. Saya mengharapkan kedepan, Kejari Abdya semakin berkibar dan Saya yakin ibu Kejari pasti profesional,” ungkapnya.

Sementara itu, Nilawati berjanji tetap melanjutkan apa-apa yang menjadi temuan oleh Kejari lama dan Ia mengaku akan mempelajari, berdiskusi dengan tim terlebih dahulu.

“Kita tetap melanjutkan apa-apa yang masih menjadi PR, kan ada tahapan-tahapan, nanti akan kita informasikan hasil selanjutnya. Tidak ada yang kita tutupi,” papar kajari Abdya Nilawati yang didampingi Kasi Intel Radiman, SH.

Dikesempatan itu, Ia berharap kepada masyarakat agar bersabar karena ia akan melihat data, keterangan dan itu tentu memerlukan waktu.

“Insya Allah saya akan melanjutkan apa yang sudah ditemukan oleh tim, mohon masyarakat bersabar karena untuk meneliti perkara korupsi itu tidak seperti perkara biasa, dia perlu alat bukti yang akurat, ada bukti yang mendukung sehingga jika berlanjut kepengadilan tidak bebas lagi,” pungkasnya.

Reporter : Nazli
Editor : Amin
Publisher : Oca

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here