Maksimalkan PID Untuk Penguatan Kapasitas Desa

LUMAJANG, Senin (15/10/2018) suaraindonesia-news.com – Keberadaan Program Inovasi Desa (PID) dibuat untuk mendorong dan memfasilitasi penguatan kapasitas desa melalui peningkatan produktivitas yang berbasis pada pengembangan ekonomi kreatif, kewirausahaan dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

“Saya berharap kepada Pengelola PID, maupun pendamping desa agar dapat memberikan inovasi-inovasi baru di desa, terutama dalam bidang pemberdayaan, pelayanan, pendidikan, kesehatan dan teknologi informasi,” ujar Koordinator forum kajian pembangunan Desa Lumajang, Satori, Senin (15/10) siang.

Pada prinsipnya, kata Satori, PID itu mempunyai tujuan untuk meningkatkan kualitas penggunaan Dana Desa (DD) melalui berbagai kegiatan pemberdayaan dan memfasilitasi kebutuhan masyarakat desa.

Dikatakan Satori kembali, bahwa pembangunan desa saat ini sangatlah prospek, ada dua pendekatan yang harus dilakukan, yakni pembinaan dan pemberdayaan.

“Kalau berbicara tentang pembangunan desa, semua elemen harus terlibat aktif. Desa diharapkan bisa segera membangun kemandirian ekonomi kreatif dengan cara memanfaatkan potensi yang ada di desa,” katanya lagi.

Oleh karena itu, menurut Satori, pemanfaatan DD yang saat ini masih belum maksimal dan masih terfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, kedepan diharapkan melalui PID pemberdayaan masyarakat bisa dilakukan dengan baik, yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa,” bebernya.

Satori menegaskan kembali bahwa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, pemerintah daerah harus hadir dan semua pihak bersinergi menyukseskan program yang ada, demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat.

“Peningkatan kapasitas desa, tentunya tanggung jawab bersama dalam peningkatan produktivitas desa dengan berbasis pada pengembangan ekonomi kreatif,” tambah Satori.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMDes) Kabupaten Lumajang, Patria, kepada media ini menjelaskan jika PID itu masih dalam tahap proses dan rapat-rapat persiapan.

Dan tim pengelola PID, dipaparkan Patria sudah terbentuk disetiap kecamatan.

“Mereka dibentuk dalam rangka untuk mengelola program itu. Dan pembentukannya baru dimulai seminggu kemarin ini,” jelasnya.

Untuk siap menjalankan tugasnya, tim pengelola itu, kata Patria akan bertugas nanti setelah ada rapat koordinasi (Rakor) lagi.

“Dan diperkirakan baru bulan nopember mendatang kita dapat laksanakan. Dan dana yang dikucurkan tersebut riil dari propinsi, diluar DD atau ADD,” pungkasnya.

Reporter : Achmad Fuad Afdlol
Editor : Amin
Publiser : Imam


Warning: A non-numeric value encountered in /home/suaraindonesia/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here