Lupa Matikan Kompor, Dua Rumah Ludes Dilalap Si Jago Merah

oleh -16 views
Petugas PMK Situbondo saat memadamkan kebakaran dua rumah.

SITUBONDO, Minggu (13/9/2020) suaraindonesia-news.com – Kebakaran rumah di Situbondo, Jawa Timur kembali terjadi. Gara gara lupa mematikan kompor saat memasak nasi dua rumah ludes dilalap si jago merah. Minggu (13/9).

Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun cidera, namun insiden terbakarnya rumah milik Ibu Yulia Agustin (33) dan Ibu Yustina (70) keduanya warga Dusun Kilensari Selatan RT 01 RW 01 Desa Kilensari Kecamatan Panarukan membuat warga setempat menjadi panik.

Untuk mengantisipasi, agar kebakaran tersebut tidak merembet ke pemukiman laninnya, warga yang datang segera melakukan upaya pemadaman dengan alat seadanya serta mengubungi aparat Polsek setempat dan petugas pemadam kebakaran (PMK).

Tanpa buang waktu, begitu mendapat informasi tersebut petugas kepolisian serta dua unit PMK langsung mendatangi lokasi dan segera melakukan pembasahan ke sejumlah titik api.

Hingga, dalam waktu sekitar 1,5 jam kobaran api yang menghanguskan dua rumah warga tersebut berhasil dipadamkan.

Keterangan yang berhasil dihimpun menyebutkan, saat Yulia Agustin memasak nasi, sebelum ditinggal keluar rumah berpesan kepada keponakannya Rian agar menjaganya. Namun, Rian malah lupa dan ditinggal tidur, hingga kobaran api kompor tersebut menjalar kebagian atap rumah Yulia Agustin. Tahu begitu, Rian yang tertidur pulas langsung menyelamatkan diri dan berteriak minta tolong.

Karena tiupan angin kencang, amukan kobaran api dengan cepat merambat ke rumah Ibu Yustina hingga nyaris rata dengan tanah.

Koordinator pusat pengendalian operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo, Puriyono mengatakan, bahwa dalam insiden tersebut dua rumah mengalami rusak parah dengan total kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

“Kejadiannya sekitar pukul 11.00 WIB dan tidak ada korban jiwa. Diduga saat memasak nasi ditinggal tidur dan lupa mematikan kompor. Total kerugian yang dialami dua korban mencapai seratus juta rupiah lebih,” kata Puriyono.

Reporter : Ugik
Editor : Amin
Publiser : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *