Lebih Untung Mana, Deposito Syariah atau Konvensional?

oleh -687 views
Kepala Cabang BPRS Bhakti Sumekar Jember, Bustanul Ulum saat menerangkan perbedaan syariah dan konvensional dalam dunia perbankan. (Foto: Eko Riswanto / Suara Indonesia News)

JEMBER, Senin (19/3/2018) suaraindonesia-news.com – Perkembangan lembaga keuangan berbasis syariah terbilang cukup pesat, hal ini tentunya ada perbedaan daya tarik tersendiri dari dua tipe lembaga keuangan tersebut. Seperti apa potensinya serta resikonya?

Satu poin mendasar yang menonjol dari lembaga keuangan berbasis syariah ialah adanya penerapan akad syariah sesuai yang dianut dalam Agama Islam, akad tersebut ialah akad bagi hasil yang kemudian menjadi pembeda dari konvensional.

Kepala Cabang BPRS Bhakti Sumekar Jember, Bustanul Ulum menerangkan bahwa dengan adanya akad bagi hasil, maka tidak ada batasan maksimal maupun minimal mengenai manfaat yang akan diterima oleh nasabah, karena laba perbankan syariah dibagi rata dengan para nasabahnya.

“Perbedaan mendasar yaitu adanya akad bagi hasil, dimana laba perusahaan perbankan syariah dibagi kepada para nasabahnya, syariah tidak ada batasan persentase manfaat yang akan diterima nasabah atas tabungannya, jadi dalam model konvensional dikenal dengan bunga, kalau dalam model syariah ialah bagi hasil yang sah menurut Islam” terang Ulum.

Baca Juga: Penganiaya Ustad di Pujon Dibekuk Polisi 

Salah satu produk perbankan yang akan dibahas kali ini ialah deposito, seperti apa deposito dalam syariah dan konvensional. Satu hal yang mencolok antara keduanya ialah adanya penalty jika dana diambil sebelum jatuh tempo perjanjian deposito.

“BPRS Bhakti Sumekar tidak menerapkan penalty apapun kepada nasabah yang memilih layanan deposito, meskipun dana mau ditarik sebelum jatuh tempo, hal ini berbeda dengan konvensional yang menerapkan penalty,” katanya.

Menurut Ulum, besaran bagi hasil yang akan diterima oleh nasabah yang memanfaatkan layanan deposito tidak stagnan presentasenya (fluktuatif) sesuai kondisi keuangan perusahaan bank syariah sendiri.

“Sesuai kondisi perusahaan syariahnya, jadi fluktuatif (tidak flat seperti konvensional), untuk BPRS Bhakti Sumekar sendiri bulan lalu persentase bagi hasil yang diterima oleh nasabah dari depositonya sebesar 7,9% dan manfaat deposito ini diterima nasabah setiap bulannya,” imbuhnya.

Selain itu juga, BPRS Bhakti Sumekar tidak menarik biaya admin sama sekali, sehingga uang nasabah yang disimpan tetap.

Reporter : Guntur Rahmatullah / Eko Riswanto
Editor : Amin
Publisher : Tolak Imam

Tinggalkan Balasan