Lebih 50 Ribu Penduduk Mamasa Tidak Ber-KTP, Ini Penyebabnya - Suara Indonesia
Berita UtamaRegional

Lebih 50 Ribu Penduduk Mamasa Tidak Ber-KTP, Ini Penyebabnya

Avatar of admin
×

Lebih 50 Ribu Penduduk Mamasa Tidak Ber-KTP, Ini Penyebabnya

Sebarkan artikel ini
hj

MAMASA, Jumat (22/03/2019) suaraindonesia-news.com -Sebanyak 54.013 penduduk yang belum melakukan perekaman KTP-el di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Hal itu dipaparkan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Mamasa Semuel B MH, saat dikonfirmasi di Mamasa, Jumat (22/03/2019).

Menurut Semuel, Setelah memenuhi permintaan Mentri Dalam Negeri melaui surat edaran nomor 471.13/24150/DUKCAPIL beberpa waktu lalu, meminta kepada seluruh Kabupaten/Kota untuk bergerak serentak melakukan layanan perekaman KTP-el, pihaknya juga telah melaksanakan perekaman Keliling di 14 kecamatan yang jauh dari ibu kota Kabupaten Mamasa.

“Rabu lalu tim kami baru pulang dari Kecamatan Messawa melaksanakan perekaman, kami berikan waktu dua hari tiap kecamatan,” kata Samuel.

Namun kata dia, waktu yang diberikan itu rupanya disia-siakan oleh masyarakat yang ada di Kecamatan, padahal jauh sebelumnya telah diinformasikan soal jadwal kunjungan untuk melakukan perekaman tersebut.

Ia menjelaskan, 14 kecamatan yang telah dikunjungi tidak satupun yang dapat tuntas 100% dikarenakan kurangnya respon dari masyarakat.

“Tersisa tiga kecamatan yang belum kami kunjungi tapi ketiganya sangat dekat dengan kota Mamasa diantaranya, Kecamatan Sesena Padang, Tawalian dan Mamasa,” ujar Semuel.

Semuel menyebutkan, jumlah wajib KTP-el yang belum melakukan perekaman itu bukan jumlah yang sedikit, dengan begitu pihaknya mengaku akan terus berupaya melakukan perekaman eKTP meskipun disela kunjungan kerja Bupati nantinya.

“Persoalannya masih banyak masyarakat yang bermasa bodoh, artinya tidak memperhatikan soal KTP, soal pelayanan saya kira sudah sangat maksimal dari kami, dalam waktu singkat ini jika ada perintah Bupati untuk melakukan kunjungan kerja, kami juga akan ikutkan perekaman,” pungkasnya.

Reporter : Bung Wahyu
Editor : Agira
Publiser : Imam