Kuota 17 SMP di Kota Pekalongan Belum Terpenuhi

Siswi-siswi berebut melakukan verifikasi melalui jalur prestasi di Dindik Kota Pekalongan.

PEKALONGAN, Sabtu (6/7/2019) suaraindonesia-news.com – Kuota 17 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Pekalongan, Jawa Tengah belum terpenuhi. Padahal PPDB Online di Kota Pekalongan sudah tutup pada Kamis (4/7) pukul 12.00 WIB kemarin.

Ketua Pelaksana PPDB Online Dindik Pekalongan, Triyono mengatakan, dari pantauan statistik di laman resmi PPDB Online, ada 17 sekolah yang belum terpenuhi kuotanya. Diantaranya SMPN 10, SMPN 9, SMPN 5, SMPN 16, dan SMPN 17. Sedangkan 12 sisanya merupakan sekolah swasta, yaitu 7 SMP dan 5 Mts.

“Bagi SMP/MTs yang kuotanya belum terpenuhi, kami beri kesempatan untuk memenuhi kuota, sekaligus bagi siswa yang tidak terdaftar PPDB Online,” ungkap Triyono.

Ia menjelaskan, pendaftaran offline sendiri sudah dibuka sejak Jumat (5/7) kemarin.

“Mekanismenya bisa langsung ke sekolah yang dituju, atau kalau ke Dindik, nanti kita arahkan,” jelasnya.

Triyono mengakui, belum terpenuhinya kuota di beberapa sekolah karena memang jumlah lulusan SD/MI di tahun 2019/2020 jumlahnya di bawah daya tampung. Tidak hanya itu, jalur zonasi dan kurang telitinya orang tua mendaftarkan anaknya juga disinyalir ikut jadi penyebabnya.

“Yang belum diterima pada PPDB Online maupun karena batasan usia, tetap harus mendaftar. Kami intruksikan ke orang tua agar mendaftar ke sekolah swasta,” pungkas Triyono.

Reporter : Arsyad
Editor : Amin
Publisher : Dewi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here