KPU Resmi Menetapakan Empat Zona Kampanye Pilgub NTT

oleh -110 views
Suasana Rakor Komisioner KPUD NTT bersama Tim Kampanye ke-empat Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Jumat (9/2).

KUPANG-NTT, Sabtu (10/02/2018) suaraindonesia-news.com – Ketua KPU NTT, Maryanti Luturmas Adoe, dalam sambutannya ketika membuka Rapat Koordinasi (rakor) bersama tim kampanye ke-empat Paslon Gubernur dan wakil gubernur NTT yang berlangsung di Aula KPU NTT jumat (09/02) mengatakan bahwa, KPU sudah menyiapkan jadwal kampanye dan Rekor ini merupakan kali yang kedua.

“Kami sangat berharap hari ini kita sudah mendapatkan draft dana kampanye sehingga kami di KPU bisa menetapkan batas dana kampanye pasangan calon gubernur dan wakil gubernur,” tegasnya.

Untuk memastikan berbagai kegiatan kampanye yang mencapai 129 hari, kata Maryanti, maka perlu koordinasi yang intens dengan KPU agar seluruh kegiatan kampanye bisa dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku sehingga tidak ada aturan yang dilanggar saat kampanye.

Baca Juga: Ini Kabar Gembira Untuk Ratusan Tenaga Honorer K-2 Pemkot Kupang 

“Lima belas Februari kita sudah mulai melakukan deklarasi kampanye damai sampai dengan tanggal 23 Juni, yakni mencapai 129 hari masa kampanye. Kami juga memantau pergerakan masa kampanye pasangan calon sehingga tidak ada yang melanggar pada masa kampanye,” katanya.

Sementara Komisioner KPU NTT, Yosafat Koli menjelaskan bahwa, KPU NTT sudah menetapkan empat zona kampanye. Satu zona ada enam kabupaten untuk empat kali simulasi di zona-zona tersebut. Untuk satu zona diberikan interval waktu delapan hari bagi pasangan calon untuk bisa berinteraksi dengan masyarakat pada satu zona tersebut.

Yosafat menyebut empat zona itu masing-masing, Zona l : daratan Timor meliputi Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Belu dan Malaka,. Zona ll : Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat dan Sumba Barat Daya, Sabu dan Rote. Zona lll : Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada dan Nagekeo. Sedangkan Zona lV : Ende, Sikka, Flores Timur, Lembata dan Alor.

Baca Juga: Tahun 2018, Kopdit Swastisari Targetkan Peningkatan Aset Hingga 700 Miliar 

Sedangkan Komisioner KPU NTT, Gazim, mengatakan satu zona dengan interval waktu delapan hari di enam kabupaten sudah sangat maksimal untuk pasangan calon berinteraksi dengan masyarakat dan juga mempunyai ruang untuk mempersiapkan diri dan interval waktu untuk berpindah ke kabupaten lainnya.

Diharapkan seluruh tim kampanye menyesuaikan dengan waktu dan zona yang sudah ditetapkan, sehingga tidak ada lagi tim kampanye lain yang melakukan kampanye di zona dan waktu milik pasangan calon lain.

“Kami sudah menetapkan zona dan waktu kampanye pasangan calon. Bagaimana memobilisasi tim kampanye dari daerah yang satu ke daerah lain sehingga kami memberikan ruang kepada tim kampanye untuk membentuk tim sampai ke kecamatan,” tegasnya.

Reporter : Yoko
Editor : Amin
Publisher : Tolak Imam

Tinggalkan Balasan