KPAI Tuding Polisi Tak Punya SOP Atasi Demonstrasi, Ini Kata Kornas TRC PA

oleh -68 Dilihat
Naumi Supriyadi, Kornas TRC PA. (Foto: Topan/Suara Indonesia)

JAKARTA, Jumat (27/09/2019) suaraindonesia-news.com – Pasca demo beberapa hari lalu marak pemberitaan tentang demonstrasi di kantor DPR dan DPRD yang terlihat anak – anak siswa SLTA/SMK terlibat di dalamnya mendapat banyak sorotan dari berbagai kalangan, terutama dari lembaga – lembaga pegiat perlindungan anak.

Seperti di beritakan nasionalkompas.com tentang teriakan KPAI yang menyatakan Polisi tidak punya SOP dalam mengatasi Aksi Demontrasi Pelajar yang libatkan anak – anak, Kornas Tim Reaksi Cepat Perlindungan Anak (TRC PA) Naumi Supriadi memberikan tanggapan, menurutnya, pihaknya dari Kornas TRC PA mengingatkan KPAI tidak perlu teriak – teriak terkait SOP kepolisian.

“Dalam segala tindakannya (polisi, red), saya yakin polisi sudah berdasarkan SOP, justru kami ingin tau SOP KPAI dalam menangani permasalahan anak,” terang wanita yang tak pernah kenal lelah dalam memperjuangkan hak anak ini.

Menurutnya, justru pihaknya melihat adanya demonstrasi yang melibatkan anak – anak sebagai wujud kegagalan KPAI dalam mengawal kebijakan pemenuhan pendidikan karakter kepada anak – anak Indonesia.

“Sepatutnya penanganan dan perlindungan anak jangan seperti saat kita memadamkan kebakaran, hanya berteriak lantang saat kejadian, tapi tidak memberikan masukan kepada pemerintah untuk memperbaiki sistem, terutama tentang pendidikan dan pelayanan hak – hak anak,” terang wanita yang akrab disapa Bunda Naumi ini.

Sementara di tempat terpisah, Korwil Jawa – Bali, Bagus menambahkan bahwa permasalahan anak sangat pelik, butuh keseriusan, kesabaran dan ketulusan.

“Kita tidak bisa hanya “Talk Only, No Action”, duduk di belakang meja dalam permasalahan anak, namun butuh action di lapangan, sehingga dapat dengan maksimal dalam pengawasan terhadap anak,” tukasnya.

Sumber : TRCPA
Editor : Amin
Publisher : Marisa

Tinggalkan Balasan