Kekerasan Terhadap Anak Kembali Terjadi di Kendari, Kornas TRC PA Minta Penegak Hukum Segera Mengungkap Pelaku

oleh -219 views
Korban inisial RES (8.4) tahun saat dirawat di rumah sakit, setelah diduga mendapat kekerasan dari seorang oknum purnawirawan polisi berpangkat AKBP berinisial YS.

KENDARI, Jumat (3/4/2020) suaraindonesia-news.com – Lagi-lagi terjadi dugaan kekersan di Kabupaten Kendari, Sulawesi Tenggara. Kali ini menimpa seorang bocah inisial RES (8.4) tahun.

Menurut Oman Siampa, orang tua korban, bahwa anaknya mendapat kekerasan dari seorang oknum purnawirawan polisi berpangkat AKBP berinisial YS.

“Kekerasan yang menimpa anak saya dimana pelaku YS menarik kedua telinga anak saya secara kasar, sampai anak saya terangkat ke atas, menampar pipi kiri dan kanan, hingga bengkak dan merah pada pipi kiri,” kata Oman Siampa.

Tidak hanya itu kata dia, pelaku juga mengancam anaknya dengan menghabisi semua keluarganya.

“Pelaku juga mengancam anak saya, dengan mengatakan akan menembak bapaknya, ibunya, sampai seluruh anngota keluarganya satu persatu sampai habis,” kata Oman Siampa menirukan cerita yang disampaikan anaknya.

“Malamnya skitar jam 02.40 anak saya mengingau dan berteriak keras tidak mau bapak dan ibunya di tembak,” sambung Oman Siampa.

Hari ke dua Selasa sore tanggal 10 Maret, kata dia, RES mulai muntah dan mengeluh pusing kepalanya sampai jam 24.00.

“Sudah sekitar 12 kali diberi obat muntah tidak berefek, Rabu pagi muntah 3x, demam, dehidrasi berat, kami segera larikan ke rumah sakit, dan di opname selama 5 hari (Rabu pagi – Minggu sore),” terang Oman Siampa.

Atas peristiwa yang menimpa anaknya tersebut, Oman Siampa melaporkan kejadian tersebut ke Polda Sulawesi Tenggara dengan Nomor laporan LP / 121 / III / 2020 / SPKT POLDA SULTRA, Tanggal 10 Maret 2020.

Sementara Naumi Supriyadi, selaku Koordinator Nasional (Kornas) Tim Reaksi Cepat Perlindungan Anak (TRC PA) menyampaikan ke suaraindonesia-news.com, bahwa pihaknya sudah koordinasi dengan pihak Polda Sultra.

“Saya sudah koordinasi dengan Bapak Kabid Humas Polda Sultra AKBP Laode, beliau merespon baik dan akan menyampaikan kepada Dir Krium Polda Sultra,” terang Naumi.

Aktivis yang biasa disapa Bunda Naumi ini juga mengatakan bahwa,
AKBP Laode siap mengawal kasus tersebut.

“Saya akan mengawal kasus ini bersama Tim TRC PA Sultra, semoga berjalan dengan baik penyidikan nya dan anak korban mendapat keadilan,” tutur Bunda Naumi.

Atas kejadian tersebut, Bunda Naumi berharap kasus ini cepat terungkap dan pelaku bisa ditindak tegas.

“Saya berharap, Polda Sultra bisa segera menindak lanjuti dan mengungkap kasus ini, dan menindak pelaku sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Reporter : Halis
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *