KOTA BOGOR, Kamis (21/05) suaraindonesia-news.com – Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Bogor menggelar rapat monitoring dan evaluasi (monev) rutin di Aula Kantor Pertanahan Kota Bogor, Kamis (21/05/2026), sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan tertib administrasi pertanahan.
Rapat tersebut dipimpin langsung Kepala Kantor Pertanahan Kota Bogor, Akhyar Tarfi, serta dihadiri jajaran kepala seksi dan staf terkait.
Dalam arahannya, Akhyar Tarfi menekankan pentingnya langkah taktis dalam mengoptimalkan penyerapan anggaran. Ia meminta setiap seksi bergerak cepat dan responsif dalam menyusun program kerja.
“Setiap seksi kini diwajibkan menyusun Rencana Aksi (Renaksi) yang konkret untuk menyerap potensi anggaran yang ada,” ujar Akhyar Tarfi.
Selain membahas optimalisasi anggaran, rapat juga menyoroti penyelesaian tunggakan berkas yang masih menjadi perhatian utama. Akhyar mengapresiasi penurunan angka tunggakan sepanjang tahun 2026, namun meminta seluruh sisa berkas tahun 2025 segera diselesaikan.
“Sisa berkas tahun 2025 harus segera dinolkan,” tegasnya.
Sebagai langkah pencegahan munculnya tunggakan baru, Kantah Kota Bogor akan memperketat proses penyaringan atau skrining di loket pendaftaran, khususnya pada permohonan terkait penataan batas dan pemisahan tanah.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan tepat waktu.
Di tengah transformasi digital layanan pertanahan, Kantah Kota Bogor juga melakukan penanganan residu data pertanahan melalui stock opname fisik secara menyeluruh. Tim khusus ditugaskan mengklasifikasikan kelengkapan warkah dan buku tanah guna memastikan validitas data pertanahan.
Apabila ditemukan dokumen pertanahan yang masih berada di masyarakat atau pihak kelurahan, Kantah Kota Bogor akan melakukan pemanggilan terhadap pihak terkait sebagai upaya menjaga kepastian hukum dan validitas data.
Untuk mendukung percepatan digitalisasi dan inventarisasi dokumen, Kantah Kota Bogor turut melibatkan tenaga bantuan dari siswa SMK dan mahasiswa magang Universitas Pakuan.
Kolaborasi tersebut difokuskan pada validasi fisik antara data dalam sistem Komputerisasi Kegiatan Pertanahan (KKP) dengan ketersediaan warkah asli di gudang arsip secara transparan.
Melalui penguatan manajemen sumber daya manusia dan penyusunan rencana aksi di setiap seksi, Kantah Kota Bogor optimistis target administratif maupun teknis dapat diselesaikan secara tuntas, transparan, dan berkualitas.
Reporter: Iran G Hasibuan
Editor: Qonita
Publisher: Eka






