Kades Manikrejo Ingatkan Warganya Terkait Sanksi Tak Mau Divaksin, Bansosnya Bakal Dicabut

oleh -153 views

PASURUAN, Kamis (1/7/2021) suaraindonesia-news.com – Ditengah meningkatnya wabah pandemi Covid-19, M. Nor Kholis, Kepala Desa Manikrejo Kecamatan Rejoso Pasuruan Jawa timur terus mengingatkan warganya untuk segera mengikuti program vaksinasi yang telah didengungkan oleh pemerintah, ini menyusul setelah muncul Perpres no. 14 tahun 2021 tentang Vaksinasi.

Hal ini diucapkan Nor Kholis sewaktu pembagian BLT DD yang ke 5 di tahun 2021 yang berada di balai desa Manikrejo pada Rabu (30/6/21). Sebanyak 91 KPM BLT DD yang menerima bantuan dana sebesar 300 ribu rupiah ditiap bulannya harus lakukan vaksinasi, agar 91 KPM tersebut bisa terus mendapatkan bantuan.

“Berdasarkan Perpres no. 14 tahun 2021, warga yang menolak divaksin akan dicabut bansosnya. Jaminan sosial Termasuk dalam pelayanan administrasi,” ujar Kholis pada Kamis (1/7/21).

Sebagai solusi, warga Manikrejo yang belum mendapatkan vaksin corona akan diikutkan dalam program vaksinasi 1 juta vaksin. Meski demikian, Kholis juga tak memaksa apabila ada warganya yang tidak mau di vaksin.

“Kita bahkan sering sosialisasi di warung- warung, Bahwa Perpres sudah disahkan, sudah dihimbau bahwa sanksinya ini dan itu sudah kami sampaikan, agar masyarat itu sadar dengan sendirinya, tapi ketika mereka tidak mau kita tidak memaksa, biar mereka sadar dengan sendirinya,” Tambahnya.

Meski demikian, Nor Kholis berharap agar warganya mau di vaksin supaya tidak ada pemutusan bantuan dan berharap agar Desa Manikrejo tidak menjadi zona merah.

Reporter : M. Taufiq
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *