Jelang JTOP 2018, Atlet Lumajang Bertandang Ke Sidoarjo

oleh -178 views
Salah satu atlet sepatu roda Lumajang saat berlatih

LUMAJANG, Minggu (1/7/2018) suaraindonesia-news.com – Menjelang kejuaraan sepatu roda Jatim Open (JTOP) 2018, di latlet Lumajang Team Skate (LTS) berlatih sparing partner dengan atlet Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, pagi tadi.

Menurut Wakil Ketua Persatuan Olah Raga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Kabupaten Lumajang, Solikin kepada media ini mengatakan jika hal ini dilakukan untuk membentuk atlet lebih bagus lagi sebelum bertanding di perlombaan JTOP 2018, yang akan dilaksanakan pada Sabtu-Minggu (7-8/7) mendatang.

“Ini kami lakukan demi atlet Lumajang untuk lebih berprestasi lagi di olah raga sepatu roda,” ujarnya saat ditemui awak media di lokasi stadion Sidoarjo.

Dikatakan pula oleh Solikin, bahwa pembinaan dan pengelolan sepatu roda di Kabupaten Lumajang akan terus dibenahi sebab itu demi kemajuan Kabupaten Lumajang dimata nasional.

“Untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan tim atlet Lumajang, maka LTS Kabupaten Lumajang bertandang ke stadion Kabupaten Sidoarjo. Sebab disana ada tempat latihannya, sedangkan di Kabupaten Lumajang belum punya tempat latihan,” tambahnya.

Berbagai kekurangan dikatakan Solikin, masih banyak yang harus selalu dibenahi dari para atlet.

“Terimakasih untuk semua yang telah berkenan dengan ikhlas membina dan melatih atlet Kabupaten Lumajang, dan moga-moga bisa menjadi juara di JTOP nanti,” bebernya.

Semoga dengan Pemerintahan yang baru nanti, menurut Solikin bisa memberikan kontribusi membuatkan lapangan berlatih demi peningkatan prestasi atlet Lumajang.

“Sebab ini sangat dibutuhkan oleh atlet sepatu roda Lumajang, yang mana selama ini hanya bisa berlatih di sport park yang ruangnya sempit, padahal mereka butuh lapangan yang luas agar bisa cepat pacunya,” imbuhnya.

Sementara itu, kata pelatih Pusat Latihan Kabupaten (Puslatkab) sepati roda Lumajang, Nanang Triyono, yang mengungkapkan jika ada tempat latihan yang permanen akan menjamin atlet Lumajang akan lebih berprestasi lagi.

“Sebab satu dua ayunan, di sport park sudah habis. Jadi atlet tidak bisa maksimal dalam berpacu dengan sepatu rodanya,” ucap Nanang.

Selain itu, kata Nanang akan bertambah lagi atlet dan munculkan atlet baru Lumajang, jika ada arena untuk berlatih. Dan menurut pria Kota Surabaya ini, yang cocok untuk arena sepatu roda itu di lapangan depan GOR Wirabhakti Lumajang.

“Semoga dengan berlatih di Sidoarjo ini, para atlet Lumajang bisa menjadi juara di JTOP 2018 nanti,” pungkasnya.

Reporter : Achmad Fuad Afdlol
Editor : Agira
Publiser : Imam

Tinggalkan Balasan