Jaga Keutuhan NKRI, Pemkab Jember Gelar Istighosah

oleh -25 views
Bupati dan Wabup beserta para Forkopimda serta Para Alim Ulama Kota Jember

Reporter : Guntur Rahmatullah

JEMBER, Kamis, (1/6/2017) suaraindonesia-news.com – Masih dalam rangkaian agenda memperingati Hari Lahir Pancasila ke- 72, Kamis sore (1/6) sekira pukul 15:00 WIB, Pemkab Jember menggelar acara istighosah sekaligus buka puasa bersama dengan masyarakat guna keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sebelum istighosah dimulai, Ibu Bupati dengan Bapak Wabup secara simbolis menandatangi dukungan untuk keutuhan NKRI di atas kain putih yang mengelilingi Alun-alun Kota Jember. Ibu Bupati berpesan kepada masyarakat untuk juga menandatangani aksi dukungan untuk keutuhan NKRI ini.

“Nanti seusai Istighosah, silahkan masyarakat untuk menandatangani aksu dukungan untuk keutuhan NKRI dan tegaknya Pancasila,” ucap dr. Hj. Faida MMR, Bupati Jember.

Bupati beserta Wabup menandatangi secara simbolis dukungan untuk keutuhan NKRI dan lestarinya nilai-nilai Pancasila
Bupati beserta Wabup menandatangi secara simbolis dukungan untuk keutuhan NKRI dan lestarinya nilai-nilai Pancasila

Istighosah ini menempati kawasan sekitar Alun-alun Kota Jember, acara ini juga dihadiri Para Jajaran Forkopimda Jember, Jajaran OPD Jember, juga Para Pemuka Agama Islam. Para jama’ah istighosah mayoritas berasal dari Jama’ah Sholawat Ahbaabul Mustofa, ini tergambar pada logo yang menempel di baju mereka.

Wakil Bupati, Drs. KH. A. Muqiet Arief menjelaskan banyak bangsa gagal karena tidak mampu mempertahankan keutuhan kebangsaannya.

“Pancasila sudah dibuat oleh founding father kita untuk menyatukan seluruh keberagaman Negara ini, Indonesia tidak bisa dipaksa menjadi Negara agama, banyak bangsa di luaran sana yang gagal karena tidak mampu mempertahankan kebangsaannya,” ucap Muqiet saat memberikan sambutan.

Acara ini diakhiri dengan berbuka bersama, antara Para Wakil Rakyat dengan Masyarakat Kota Jember.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *