Jadi Alternatif Dalam Penyelesaian Perkara, Kejari Balikpapan Launching Rumah Restorative Justice

oleh -179 Dilihat
Acara launching Rumah Restorative Justice oleh Kejari Balikpapan di Rumah Taman Baca Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur, Rabu, (18/5/2022).

BALIKPAPAN, Rabu (18/5/2022) suaraindonesia-news.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Balikpapan melaunching Rumah Restorative Justice di Rumah Taman Baca di Jalan Mulawarman, Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) Rabu, (18/5/2022).

Kegiatan ini dihadiri oleh Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, Asisten 1 Pemkot Balikpapan Saiful Bahri, Wakapolresta Balikpapan, Danlanal Balikpapan, Wadan Lanud Dhomber Balikpapan, Kepala Rutan Kelas II A Balikpapan, Kapolsek Balikpapan Timur, Camat Balikpapan Timur, Lurah Manggar, Ketua dan Pengurus LPM Kelurahan Manggar serta para Ketua RT se Kelurahan Manggar.

Launching Rumah Restorative Justice ini dilakukan serentak secara virtual di seluruh wilayah hukum Kejari se Kaltim oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kaltim Deden Riki Hayatul Firman, SH, MH.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Balikpapan Ardiansyah, SH, MH mengatakan tujuan dari adanya Restorative Justice ini adalah menjadi sebuah alternatif dalam penyelesaian perkara yang terjadi di masyarakat tanpa harus ke proses pengadilan untuk mewujudkan kedamaian.

“Untuk di Kota Balikpapan sampai saat ini kita belum ada menangani permasalahan hukum melalui jalur Restorative Justice. Kemarin sudah ada yang kita usulkan, cuma setelah kita dalam perjalanan ternyata ada kendala. Karena untuk syarat diajukannya Restorative Justice ini kan ancaman hukumannya harus di bawah 5 tahun,” kata Ardiansyah ditemui wartawan usai kegiatan.

Yang kedua, lanjut Ardiansyah, Restorative Justice ini dapat menekan terjadinya proses hukum dari setiap persoalan yang terjadi di masyarakat sampai ke Pengadilan.

Restorative Justice akan menciptakan perdamaian di masyarakat yang bermasalah baik pelaku maupun korban. Perdamaian tersebut nantinya tetap didampingi oleh masing-masing dari keluarga pelaku maupun korban, disaksikan oleh tokoh masyarakat dan penyidik.

“Jadi, tujuan dibentuknya Rumah Restorative Justice di Balikpapan ini untuk menekan kasus pidana itu harus sampai ke pengadilan,” ungkapnya.

Menurut Ardiansyah, inti dari Restorative Justice ini bagaimana mengedepankan rasa keadilan yang ada di masyarakat. Bahwa setiap masalah tidak lagi menjadi unsur balas dendam untuk suatu penanganan perkara.

“Sekarang ini tidak perlu lagi kita harus memenjarakan seseorang, tapi kita harus mediasi, barangkali perkara ini bisa selesai ditataran masyarakat itu sendiri,” ujarnya.

Pihaknya berharap, keberadaan Rumah Restorative Justice ini semua masyarakat mendukung. Disamping itu, pihaknya juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kota beserta jajarannya, Wali Kota, Camat dan Lurah, serta masyarakat yang ada di Manggar atas dukungannya terhadap pembentukan Rumah Restorative Justice ini.

“Untuk sementara Rumah Restorative Justice ini bertempat di Taman Baca Masyarakat Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur. Tidak menutup kemungkinan kita akan buat di kecamatan lain. Tapi kita coba di sini dulu,” tandas Ardiansyah.

Sementara itu, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan, pihaknya menyambut baik diresmikannya Rumah Restorative Justice yang dilakukan oleh pihak Kejaksaan.

“Tentunya keberadaan Restorative Justice ini akan membantu penyelesaian masalah yang terjadi di masyarakat. Artinya tidak harus orang itu harus di proses sampai ke pengadilan dan di hukum”, ujarnya.

Restorative Justice ini, kata Rahmad Mas’ud, kedepannya juga bisa di edukasikan kepada masyarakat. Karena dengan wadah tersebut dapat membantu segala persoalan hukum.

“Pemerintah Kota tentunya sangat mendukung diresmikannya Rumah Restorative Justice ini. Apalagi, upaya yang dilakukan Kejari Balikpapan untuk membantu masyarakat, khususnya yang terlibat dalam permasalahan hukum,” ungkapnya.

“Terkait fasilitas Rumah Restorative Justice yang ada saat ini, tentunya kita harus diperbaiki. Karena ini kan fasilitas dan sarana bukan untuk kepentingan dari Kejaksaan saja, tapi kepentingan warga Balikpapan juga,” katanya.

Reporter : Fauzi
Editor : Redaksi
Publisher : Ipul

Tinggalkan Balasan