IMM Sumenep Desak DPRD Rampungkan UU Anti terorisme

oleh
Pulahan mahasiswa yang terganung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Sumenep saat menggelar aksi di depan Kantor DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur. Selasa (6/6).

Reporter: Mahdi

Sumenep, Selasa (6/6/2017) Suaraindonesia-news.com – Pulahan mahasiswa yang terganung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Sumenep, menggelar aksi di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumenep, Madura, Jawa Timur. Selasa (6/6).

Tujuannya, agar para wakil rakyat di Sumenep mendesak DPR RI segera merampungkan UU Anti terorisme.

Korlap aksi Moh Asmuni dalam orasinya menyuarakan kondisi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang semakin hari terus dilanda maslah. Terorisme, BOM bunuh diri di Kampung Melayu Jakarta, pembakaran Al Quran dan penistaan agama.

Mereka mengajak para wakil rakyat di DPRD setempat turut serta memikirkan kondisi negara ini.

Menurut Asmuni, para wakil rakyat harus seger mengambil langkah konkrit untuk melindungan masyarakat dari segala ancaman yang menghantui negara kita.

“Pancasila harus menjadi rujukan pemerintah dalam merumuskan ke kebijakan sehingga berdampak positif untuk masyarakat,” Teriaknya.

Sementara itu, anggota DPRD Sumenep Bambang Prayogi mengaprisiasi atas kepedulian mahasiswa terhadap kondisi NKRI saat ini. Mereka punya tujuan yang sama dengan wakil rakyat yakni menjaga keutuhan NKRI.

“Saya mengapresiasi semangat Mahasiswa untuk menjaga pancasila dan NKRI,” rerangnya singkat.

Tidak berselang lama, setelah beberapa perwakilan massa menemui beberapa anggota DPRD Sumenep di ruangannya. Para peserta aksi membubarkan diri dengan melepas balon yang bertuliskan “save pemerintah, save polri, save rakyat, Lawan Koruptor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *