HIMPI Lumajang Ajak Pengusaha Muda Lebih Kreatif, Indi Berikan Tipsnya

LUMAJANG, Minggu (25/11/2018) suaraindonesia-news.com – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Lumajang menyebutkan tren produk usaha hari ini harus lebih kreatif. Hal itu dikatakan Ketua HIPMI Lumajang, Achmad Dahlan Al Muchlish kepada media ini usai acara “coffee business” yang bertema Bangkitkan UMKM Dorong Pertumbuhan Ekonomi, di cafe Container, sore.

“Di Lumajang, pengusaha pemula sudah banyak. Tapi sekarang bisnis yang berbau kreatif lebih banyak dilirik pasar,” ujar Alan, panggilan akrabnya Ketua HIPMI Kabupaten Lumajang dalam paparannya.

Menurut Owner Batik Notonegoro Jember, Indi Wulandari, saat mengisi acara tadi, kepada para pengusaha muda yang pemula harus berkolaborasi dengan banyak pihak, untuk mendorong agar bisnisnya lebih berkembang lagi.

“Ada beberapa tips untuk memulai bisnis kreatif, yang pertama yaitu kita harus berani memulai bisnis adalah hal yang terpenting. Tidak perlu berpikir muluk-muluk, kalau sudah ada keyakinan dan dasar perencanaan awal segerlah mulai,” kata dia.

Yang kedua, yaitu kata Indi yaitu harus yakin produk yang dihasilkan berguna, artinya, produk bisnis yang dihasilkan tidak sekadar menghasilkan keuntungan untuk pribadi tapi juga menguntungkan untuk orang lain.

“Produk bisnis yang dimiliki harus berkualitas. Artinya, tidak asal mencari keuntungan dan tidak mengindahkan kualitas,” bebernya lagi.

Indi berucap kepada ratusan peserta yang hadir bahwa berbisnislah sesuai keinginan. Menurut dia, hal ini juga penting agar pebisnis tidak bosan untuk menjalankan usahanya.

“Setelah mengetahui usaha yang sesuai keinginannya, pebisnis pemula akan berlanjut dengan kreativitas dan inovasi yang akan menjadi penyokong bisnis lebih berkembang,”ujar pengusaha yang bermula dari bisnis batu pecah bela.

Jika ingin menjadi sukses, Indi menegaskan agar pengusaha start up untuk dapat mengamati, meniru dan memodifikasi merupakan strategi penting untuk memulai bisnis.

Kemudian tekankan kepada modifikasinya, sehingga masyarakat melihat kalau produk hasil bisnisnya ada keunikan dan perbedaan tersendiri.

“Setiap produk bisnis harus ada keunikan, mulai dari peformance hingga hasil akhir,” pungkas Indi.

Reporter : Fuad
Editor : Amin
Publiser : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here