Hendak Pulang Ke Tanah Air, Jamaah Haji Asal Kota Batu Meninggal Dunia

oleh -9 views
Foto: Nurjanah rusmi jamaah haji asal kota Batu yang meninggal dinia di Madinah

KOTA BATU, Selasa (26 September 2017) suaraindonesia-news.com – Setelah menjalani perawatan di rumah sakit Madinah selama lima hari, Nurjanah Rusmi binti Sarimotemun (72) jamah haji asal kota Batu, Senin (25/9) malam sekitar pukul 20.00 WIB dikabarkan meninggal dunia.

Kabar duka dari Kementrian Agama (Kemenag) kota Batu yang disampaikan kepada keluarga Nurjamah Rusmi itu membuat sebagian handai tolan menanggis histeris, pasalnya sanak saudara yang sangat berharap kepulangan ke tanah air dalam kondisi sehat, ternyata meninggal dunia.

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batu, Mustain membenarkan kabar tersebut. Dirinya mendapat kabar dari petugas haji Kemenang propinsi Jawa timur di Surabaya, yang menyatakan Nurjamah Rusmi binti Sarimotemun (72) jamah haji asal kota Batu, pada 24 Sepetember pukul 13.30 waktu Arab Saudi meninggal dunia.

Baca Juga: DPM-PTSP Sumenep Tak Punyak Nyali Bongkar Bagunan Diatas Saluran Air Milik Anggota Dewan ⁠⁠⁠⁠

“Bu Remi ini meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RS Madinah, karena kondisi sakit, oleh dokter tidak diperkenankan pulang ke tanah air bersama 198 jamaah lainnya asal kota Batu,” kata Mustain.

Mustain menuturkan, Jamaah asal Bumiaji ini tidak diperkenankan pulang setelah menjalani pemeriksaan dokumen keimigrasian.

Karena kondisi kesehatan yang memprihatinkan oleh tim medis selanjutnya dibawa ke klinik dan dirujuk ke rumah sakit madinah.

“Setelah dilakukan perawatan di RS pemeriksaan kondisinya terus menurun, tidak membaik, hingga akhirnya meninggal dunia pada 24 Sepetember pukul 13.30 waktu Arab Saudi dan dimakamkan di Madinah tadi pagi,” Kata Mustain saat ditemui, Selasa (26/9) siang.

Lanjut dia, pada saat menunaikan ibadah haji kondisi kesehatan Nurjanah Rusmi relatif sehat, tidak ada kendala yang berarti, tetapi ketika hendak pulang kondisi kesehatannya tidak memungkinkan dan oleh tim dokter tidak mendapatkan ijin untuk pulang.

Dari keterangan keluarga, kata dia memang ada riwayat tekanan jantung tapi itu sejak dulu dulu, namun pada saat hendak pulang ia terkena tekanan darah tinggi.

Jamaah haji dari kloter 44 itu, kata dia, merupakan warga Dusun Durek desa Giripurno Kecamatan Bumiaji kota Batu. (Adi Wiyono)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *