Harga LPG Tak Stabil, Warga Laporkan ke Dinas Koperindag

oleh -61 Dilihat
Salah satu pangkalan di kota Kabupaten Mamasa.

MAMASA, Kamis (06/09/2018) suaraindonesia-news.com – Harga Liquified Petroleum Gas (LPG) di Kota Kabupaten Mamasa menuai sorotan warga, pasalnya LPG yang ukuran 3 kilo gram harganya tidak merata.

Meskipun harga LPG telah ditetapkan seharga Rp. 18.500 namun masi saja banyak pedagang bahkan pangkalan yang membanting harga begitu mahal hingga sampai Rp. 30.000, dengan begitu, harga LPG bersubsidipun tidak stabil.

Seperti yang diungkapkan Kendel, salah satu warga Rante Katoan, Desa Osango Kecamatan Mamasa, ia mengatakan ada ketidak stabilan harga LPG 3 Kg sebab dari satu pengecer ke pengecer lain, ditemukan harga yang bervariasi, antara Rp. 25.000 sampai Rp.30.000.

“Kalau modelnya seperti ini, itu berarti tidak ada kontrol dari pemerintah soal harga LPG di pasaran, harga umumnyakan Rp. 18.500 sesuai keputusan bupati tapi dilapangan bahkan ada yang jual sampai Rp. 30.000,” ungkap Kendel.

Atas alasan itu, Kendel akhirnya melaporkan harga yang dinilai tidak stbail ke Dinas Koperasi, Perindustian dan Perdagangan (koperindag) Kabupaten Mamasa.

“Ini saya lakukan untuk meminimalisir ketidak stabilan harga sehinggaasyarakat tidak terbebani dengan harga yang melampau jauh,” ujarnya.

Lanjut Kendel, selain soal harga, kasus lain yang ditemukan, yakni gas yang berukuran 3 kg itu isinya tidak sesuai, menurut dia baru sehari digunakan, gasnya langsung habis.

“Saya coba bawa ke penjualnya, untuk diganti, tapi penjualnya tidak mau, justru saya disuruh bayar ulang,” pungkasnya.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Dinas Koperindag, Agustina menerangkan, pihaknya mengetahui jika benar terjadi ketidak stabilan harga LPG 3 kg hanya saja belum ada laporan yang diterima secara resmi dari masyarakat.

“Baru kali ini kita menerima laporan, memang pernah kita dengar issu soal harga LPG, makanya kepala dinas langsung perintahkan untuk mengecek harga, tapi itu khusus untuk pangkalan,” terangnya.

Lanjut Agustina menjelaskan, setelah dinas koperindak melakukan pengecekan di pangkalan, harga yang ditemukan stabil.

“kami telah melakukan evaluasi tapi harga yang ada di pangkalan itu stabil, tidak ada yang melebihi dari harga yang sudah ditetapkan,” tandas Agustina kepada Suaraindonesia-news.com.

Reporter : Bung Wahyu
Editor : Agira
Publisher : Imam

Tinggalkan Balasan