exodus
BeritaKesehatanNewsPemerintahan

Haji Uma Beri Perhatian kepada Akmal Maha, Pasien Anak Penyintas Tumor Ganas Asal Subulussalam

×

Haji Uma Beri Perhatian kepada Akmal Maha, Pasien Anak Penyintas Tumor Ganas Asal Subulussalam

Sebarkan artikel ini
IMG 20261004 162340
Foto: Anggota DPD RI, H.Sudirman Haji Uma

BANDA ACEH, Minggu (04/10) suaraindonesia-news.com – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Aceh, H. Sudirman atau yang akrab disapa Haji Uma, memberikan perhatian kepada Akmal Maha, pasien anak penyintas tumor ganas asal Kota Subulussalam yang saat ini menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA), Banda Aceh.

Bentuk kepedulian tersebut ditunjukkan Haji Uma dengan mengutus stafnya, Mulyadi Syarif, untuk menjenguk sekaligus melihat langsung kondisi Akmal dan bertemu dengan keluarganya di RSUDZA pada Sabtu (3/10/2026) malam.

Kehadiran staf Haji Uma disambut hangat oleh pihak keluarga di ruang rawat inap Raudah 2. Saat dikunjungi, Akmal terlihat tegar meski tengah berbaring sambil menonton melalui gawai.

Akmal diketahui baru saja menjalani operasi amputasi pada kaki kirinya akibat tumor ganas yang dideritanya sejak sekitar enam bulan lalu.

Ketegaran Akmal turut memberikan kekuatan bagi keluarganya. Menurut Agus Salim Maha, orang tua Akmal, salah satu hal yang membuat anaknya terlihat lebih tenang adalah karena Akmal sudah tidak lagi merasakan sakit setelah menjalani amputasi.

Keputusan medis tersebut menjadi pilihan yang sangat berat bagi keluarga. Namun, berdasarkan pertimbangan dokter yang menangani Akmal, tindakan amputasi dinilai sebagai keputusan terbaik agar tumor ganas yang dideritanya tidak terus menyebar ke organ tubuh lainnya.

Sementara itu, Haji Uma mengatakan bahwa dirinya mengetahui kondisi Akmal setelah menerima informasi dari Kaya Alim Bako, staf penghubung atau Liaison Officer (LO) di Kota Subulussalam.

Setelah memperoleh informasi tersebut, Haji Uma langsung meminta stafnya di Banda Aceh untuk menjenguk Akmal, melihat kondisi pasien secara langsung, sekaligus menyerahkan bantuan sebagai bentuk kepedulian kepada pihak keluarga.

“Saya mengetahui kondisi ananda Akmal setelah mendapat informasi dari Kaya Alim Bako, Staf Penghubung di Subulussalam. Kemudian saya langsung meminta staf di Banda Aceh untuk menjenguk dan menyerahkan bantuan kepada pihak keluarga,” ujar Haji Uma.

Haji Uma juga berpesan agar Akmal tetap tegar dan terus memiliki semangat untuk menjalani kehidupan ke depan, terutama dalam melanjutkan pendidikan.

Diketahui, Akmal saat ini tercatat sebagai siswa kelas 2 SMP di Kota Subulussalam. Namun, selama beberapa bulan terakhir, ia belum dapat mengikuti proses belajar mengajar karena kondisi kesehatan yang dialaminya.

Tinggalkan Balasan