Gubernur Jatim Bersama Bupati Pamekasan Tinjau Lokasi Bencana Longsor Desa Bindang

oleh -48 views
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam dan Kapolda Jawa Timur, Pandam V/Brawijaya serta Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi. bersama rombongan mengecek ke lokasi longsor yang menimpa 5 orang santri wati sisi bangunan sebelah barat Ponpes An-Nidhamiyah.

PAMEKASAN, Jumat (26/02/2021) suarainoneia-news.com – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam dan jajaran Forkopimda Jatim meninjau langsung lokasi bencanan tebing longsor yang menimpa bangunan asrama putri Pondok Pesantren An-Nidhamiyah di Dusun Jepun, Desa Bindang, Kecamatan Pasean, Pamekasan Jawa Timur, Kamis (25/2/2021) sore.

Dalam kunjungan Gubernur bersama jajaran Forkopimda seperti, Kapolda Jawa Timur, Pandam V/Brawijaya serta Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi bersama rombongan disambut lansung oleh Pengasuh Ponpes An-Nidhamiyah KH. Muhedi, H. Badrut Tamam S.Psi Bupati Pamekasan, Dandim 0826 Letkol Inf Tejo Baskoro, Kapolres Pamekasan AKBP Apip Ginanjar SIK, Forkompimka dan warga setempat.

Rombongan Forpimda Jatim langsung mengecek ke lokasi longsor yang menimpa 5 orang santri wati sisi bangunan sebelah barat Ponpes An-Nidhamiyah.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyampaikan, dirinya datang bersama Forkopimda Jatim setelah mendengar ada musibah longsor di Pondok Pesantren di Pamekasan hingga memakan korban dan beberapa asrama pondok rusak, dirinya bersama jajarannya langsung mengagendakan untuk meninjau langsung.

“Kita semua ingin menyampaikan luka yang mendalam, innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Semoga amal ibadahnya para santriwati yang meninggal diterima oleh Allah swt dan khilafnya diampuni,” kata Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur.

Gubernur bersama jajarannya datang terdebut ingin memberikan semangat kepada keluarga besar pengasuh Pondok Pesantren Annidhomiyah atas musibah yang menimpa tersebut dengan harapan senantiasa diberikan kesabaran atas ujian yang diberikan.

“Kita semua ingin bersama-sama menjadi bagian yang bisa memberikan penguatan dari proses pelayanan pendidikan di pesantren ini,” ucap Khofifah Indar Parawansa.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk melihat struktur tanah dan kondisi lainnya berkaitan dengan penanggulangan bencana di masa yang akan datang.

Sementara, Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang berkenan meninjau langsung lokasi longsor yang menewaskan lima santri di pondok pesantren An-Nidhamiyah.

Kunjungan tersebut merupakan kedua kalinya bagi Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam setelah sehari sebelumnya turun langsung bersama forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda), Rabu (24/2/2021).

“Terimakasih ibu Gubernur bersama Forkopimda Provinsi Jawa Timur telah berkenan hadir untuk meninjau langsung lokasi musibah tanah longsor di pondok pesantren An-Nidhamiyah. Mudah-mudahan Allah memberikan pertolongan kepada kita semua,” ucap Badrut Tamam.

Menurutnya, kedatangan orang nomor satu di Jawa Timur mampu memberikan semangat juang pengasuh yang telaten mendidik santri demi tegaknya agama, bangsa dan negara. Termasuk pula kepada keluarga korban agar diberikan kesabaran oleh Allah SWT.

“Dengan datangnya ibu gubernur, semoga dapat memberi spirit untuk melayani para santri. Atas nama pemerintah tentu saya sampaikan terimakasih dan kita sudah memastikan bahwa santri yang dirawat di rumah sakit kita gratiskan,” tegas mantan anggota DPRD Jawa Timur dua periode ini.

Kemudian pihaknya dengan Gubernur Jatim sedang berkoordinasi lebih jauh lagi untuk melakukan beberapa pembangunan yang mungkin kita bisa lakukan di pesantren An-Nidhamiyah. (Adv)

Reporter : My
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *