Gara Gara Tidak Terima BST, Puluhan Warga Desa Jatisari Melapor ke Kejari Situbondo

oleh -236 views
Puluhan warga Desa Jatisari, Situbondo saat berada di Kejaksaan Negeri Situbondo.

SITUBONDO, Rabu (13/1/2021) suaraindonesia-news.com – Dipicu permasalahan Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementrian Sosial (Kemensos) untuk warga miskin yang terdampak Covid-19 yang diduga tidak sampai pada pemanfaat, puluhan warga Desa Jatisari Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur mendatangi kantor Kejaksaan Negeri setempat. Rabu (13/1/2021).

Kedatangan mereka kali ini untuk melaporkan dugaan penggelapan dana BST yang dilakukan oleh oknum Satgas Covid-19 Desa setempat.

“Saya mewakili ibu saya yang sakit lumpuh sebagai penerima, tapi sampai saat ini sama sekali tidak menerima. Padahal di data Kemensos ada,” kata Sukarti warga setempat.

Lebih jauh Sukarti menceriterakan, bahwa sebelumnya ada seseorang berinisial F yang mengaku suruhan Kepala Desa datang ke rumahnya dan memberikan uang sebesar Rp 800 ribu. Namun karena tidak sepadan dengan uang BST yang harus diterimanya sebesar Rp 3,6 juta maka uang yang konon dari Kades itu ditolaknya.

“Sempat ada yang namanya F datang ke rumah memberikan uang Rp 800 ribu yang katanya dari Kades. Tapi saya tolak, karena seharusnya dari beberapa kali pencairan BST, ibu menerima Rp 3,6 juta,” imbuh Sukarti.

Eko Yulianto (36) warga Dusun Campalok, Desa/Kecamatan setempat yang mendampingi puluhan warga tersebut mengatakan, bahwa kedatangan mereka ke Kejari Situbondo atas dasar kemauannya sendiri dan tidak ada yang menggerakkan.

“Kedatangannya ke sini (Kejari-red) atas kemauan mereka sendiri untuk melaporkan dugaan penggelapan BST. Sebab, didata Kemensos mereka sebagai penerima, tapi ada yang menerima hanya sekali. Bahkan ada yang sama sekali tidak mendapat sepeserpun,” ujar Eko Yulianto.

Dikonfirmasi terpisah dikantornya, petugas loket Kejari Situbondo, Hani Dara Maharani menjelaskan, bahwa kedatangan perwakilan puluhan warga ke Kejari belum diterima karena tidak dilengkapi surat pengaduan yang ditujukan pada Kajari Situbondo.

“Tadi perwakilan dari warga Jatisari belum membawa surat pengaduan dan kami sarankan untuk membuatnya terlebih dahulu dengan ditujukan ke Kajari,” kata Hani.

Reporter : Ugik
Editor : Redaksi
Publiser : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *