Fokusmaker Mengajar Dilakukan Dalam Situasi Pandemi Dengan Menerapkan Protokol Kesehatan

oleh -403 views
Salah seorang pengajar dalam Fokusmaker Mengajar yang dilakasanakan dengan mematuhi protokol kesehatan, Minggu (15/08/2021).(Foto: M. Habil Syah/SI).

DELI SERDANG, Minggu (15/08/2021) suaraindonesia-news.com – Pandemi covid 19 menyebar sejak akhir tahun 2019 hingga kini di beberapa wilayah dengan masa berbeda, terhitung ratusan negara telah berjuang melawan serangan Covid yang tidak pandang bulu.

Sementara itu, melihat perkembangan situasi terakhir wabah Covid-19 di Indonesia, jika dihitung dengan angka data dari pemerintahan gugus tugas penanganan Covid-19 terus naik, khusunya di Kabupaten Deli Serdang yang saat ini mendapat label zona merah pun di sandang. Pemerintahan pun tetap terus menerapkan sistem pembelajaran “daring” sebagai pilihan tunggal dalam kondisi pencegahan penyebaran covid 19 yang memberi warna khusus pada masa perjuangan melawan virus ini.

Pembelajaran sistem daring adalah salah satu kebijakan yang terpaksa diambil oleh pemerintah Indonesia sebagai upaya memutus mata rantai distribusi Covid-19 di masyarakat terutama di lingkungan sekolah.

Kebijakan ini memaksakan adanya penjara sosial secara tidak langsung dalam dunia pendidikan prihal pembelajaran antara guru dan peserta didik, yang semula metode pembelajarannya sebagian besar adalah tatap muka namun sekarang menjadi pembelajaran berbasis online atau daring.

Pembelajaran daring atau pembelajaran yang menggunakan model interaktif berbasis internet dan Learning Manajemen System (LMS) tentu sangatlah bertantangan baik bagi siswa, guru hingga ke orang tua, karena harus mengeluarkan uang dari saku mulai harus membeli Handphone jenis android, dan juga uang tambahan lainnya untuk membeli paket data agar pembelajaran daring dapat dilakukan.

Dari hal peristiwa seperti inilah organisasi Bakorcab Fokusmaker (Badan Koordinasi Cabang Forum Komunikasi Studi Mahasiswa Kekaryaan) Kabupaten Deli Serdang berinisiasi dengan salah satu program kerja yang ada dalam bidang pendidikan. Program kerja bidang pendidikan membuat satu gerakan dengan bertajuk “Fokusmaker Mengajar”.

Ketua Bakorcab Fokusmaker Deli Serdang Darma Ade Putra Hutasuhut, kepada wartawan Minggu (15/08), mengatakan, ini adalah program kerja bidang pendidikan Bakorcab Fokusmaker Deli Serdang, ia mengatakan pihaknya memiliki inisiatif untuk selalu meluaskan atau mengembangkan program ini, dengan harapan bisa membantu peran serta para pendidik atau guru dalam memberikan ilmu pengetahuan di situasi Pandemi yang masih mewabah di negeri ini, bukan menjadi alasan walaupun kondisi negeri belum membaik tetapi pendidikan harus menjadi hal prioritas demi kemajuan anak negeri, khususnya di Deli serdang.

“Kami berkomitmen dan selalu konsisten akan ikut serta mensukseskan kinerja pemerintahan daerah di dunia pendidikan, walaupun apa yang kami lakukan ini sangatlah sederhana, tapi paling tidak kontribusi kami sebagai kader Fokusmaker Deli Serdang dapat bermanfaat bagi kepentingan masyarkat umum,” jelas Darma.

Masih menurut Darma, karena jika bukan kita siapa lagi yang empati terhadap kemajuan anak negeri, dan program Fokusmaker mengajar ini sebelumnya sudah dilakukan di Kecamatan Galang bersama Studi Minat Bidang Pendidikan Fokusmaker Kecamatan Galang, dan kali ini dilakukan program ini di Desa Bangun Rejo Dusun V, Kecamatan Tanjung Morawa.

“Ini adalah menjadi Kecamatan yang Kedua kami kunjungi di Kabupaten Deli Serdang, semoga langkah baik ini bisa selalu bermanfaat buat masyarakat, dan saya berharap jika bisa semua element organisasi masyarakat atau pun organisasi kepemudaan dapat ikut juga berperan buat kepentingan masyarakat bahu membahu untuk hal kebaikan, karena ini adalah tugas kita bersama bisa selalu bermanfaat bagi masyarakat luas khususnya di Deli Serdang,” tuturnya.

Sementara itu Mhd Arifin menambahkan, apa yang disampaikan Ketua Fokusmaker sangatlah kita dukung, sebagai pengurus organisasi, apa yang menjadi program hari ini dengan bertajuk Fokusmaker Mengajar dapat dijalankan sesuai apa yang diharapkan bersama.

“Sehingga dimasa pandemi ini sangat di butuhkan bimbel-bimbel sosial untuk masyarakat khususnya buat anak-anak sekolah yang sedang melaksanakan belajar sistem daring, karena saat ini ekonomi masyarakat juga berdampak dengan penghasilan yang menurun, sehingga sebagian orangtua siswa tidak bisa memberikan anaknya untuk tambahan les pelajaran dengan mengeluarkan biaya lagi, adanya Fokusmaker Mengajar yang dilakukan secara gratis semoga bisa membantu masyarakat khusus di bidang pendidikan,” tuturnya.

Salah satu perangkat Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa Suwito Kepala Dusun V yang saat itu hadir dalam kegiatan Fokusmaker Mengajar merasa sangat berterimakasih dengan adanya kegiatan yang dilakukan ini dinilai positif.

“Saya sangat berterimakasih kepada organisasi Fokusmaker, yang telah memilih Desa kami ini sebagai tempat program mengajar, dan hari ini adalah kesempatan yang kedua dilaksanakan setelah minggu kemarin, kedepannya saya akan bersosialisasi kepada masyarakat desa kami ini untuk bisa membawa anaknya ikut dalam program belajar secara gratis di rumah saya selama siswa melaksanakan pembelajaran daring dari sekolah masing-masing, karena program ini sangat membantu anak-anak yang selama pandemi tidak dapat terkontrol dalam belajarnya,” bebernya.

Menurutnya, ini adalah salah satu program untuk membantu masyarakat di bidang pendidikan di tengah tingginya virus covid-19 di sekitar kita, selain masyarakat membutuhkan bantuan sembako, mereka juga membutuhkan pendidikan bagi anak-anaknya yang sedang melaksanakan sistem daring.

“Karena menurut saya sistem daring ini sangatlah tidak efisien karena banyak akhirnya anak yang masih susah membaca, menulis, jadi hadirnya kami disini membantu tentang hal tersebut, dengan melakukan program Mengajar ini kami tetap selalu menghimbau dan mengarahkan anak-anak dengan mematuhi protokol kesehatan, dengan memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, bahkan kami menyediakan makanan sehat agar anak-anak disini tetap terjaga kesehatannya,” terang Tari yang diamini Fitri selaku pengajar dalam program Fokusmaker Mengajar.

Reporter : M. Habil Syah
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *