FDL Untuk Kemasalahatan Rakyat Lumajang

Suasana para Doktor disaat usai melakukan diskusi di Unej Kampus Lumajang.

LUMAJANG, Selasa (8/10/2019) suaraindonesia-news.com – Universitas Negeri Lumajang (Unej) Kampus Lumajang menjadi tempat terbentuknya Forum Doktor Lumajang (FDL), yang bertujuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Hal ini tercetus ditengah-tengah kesibukan para akademisi dan praktisi yang tergabung dalam FDL ini. Mereka menyempatkan diri dalam diskusi dalam pembentukan dan perencanaan kegiatan yang semata mata bertujuan untuk kemasalahatan rakyat Lumajang pada khususnya, dan Indonesia pada umumnya.

DR H Suhari, A Per Pen, MM, yang ditunjuk sebagai Ketua FDL ini kepada awak media menjelaskan, bahwa dalam forum ini mempunyai tujuan agar dapat memberikan sumbangsih, pemikiran ilmiah dalam kehidupan masyarakat Lumajang, lebih baik dan bermartabat.

“Selain itu, tujuan dari FDL ini untuk memberikan ruang dalam mengaplikasikan novelty yang dimiliki dan FDL ini sebagai ajang diskusi akademik yang berkaitan dengan trend dan issue yang terjadi di masyarakat,” kata Suhari kepada media ini.

Turut hadir pada acara pembentukan FDL, yaitu para doktor yang berada di Kabupaten Lumajang, diantaranya adalah Kapolres Lumajang, AKBP DR M Arsal Sahban SIK SH MM MH, yang berkomitmen bersama-sama dalam memberikan rokomendasi kepada publik dan stake holder, sehingga kehidupan masyarakat dan bernegara ini akan lebih baik.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Lumajang sebagai pakar Kebijakan Ekonomi, juga menyampaikan isu nasional tentang Skema Piramida yang akhir-akhir ini banyak djalankan oleh kelompok masyarakat ekonomi.

Ditambahkan lagi oleh ahli Perbankan Syariah, DR Abd Wadud Nafis LC, yang merupakan dosen IAIN Jember dan STAI Syarifudin Lumajang,. Gus Wadud, panggilan akrabnya mengatakan, bahwa terbentuk forum ini akan menambah referensi dalam dunia usaha dan Perbankan Syariah.

Hadir pula dalam proses pembantukan FDL ini, ada konsultan Ekonom Nasional DR Oyong Lisa CNA dan DR M Hariyadi Eko Romadhon S.Sos MSi, yang memberikan ruang bagi para praktisi serta akademisi yang ada di Lumajang, dalam pendampingan dan pemberdayaan masyarakat. Sebagai sekretaris dalam FDL adalah Ketua STIH Jenderal Sudirman Lumajang, DR. H Agus S SH MH dan Bendahara FDL dipegang oleh DR Muhammad Mudhofar MSi, yang didampingi oleh dosen Hukum DR Djati Nugroho MHum.

Dengan terbentuknya FDL ini, lanjut Kang Hari, dipastikan masih akan bertambah lagi, sebab ada akademisi senior yang sudah menyatakan kesediaannya untuk bergabung, diantaranya DR Dr Achmad Zainullah SpP. DR Anis Ibrahim serta dosen dari Perguran Tinggi di Kabupaten Lumajang, dan ditambah beberapa dosen Lumajang yang sudah menjadi kandidat doktor baik di dalam maupun luar negeri.

“Mudah-mudahan dengan eksistensinya FDL ini akan memberikan dampak terhadap kemajuan masyarakat dalam berkehidupan serta dapat dimanfaatkan oleh stake holder dalam decession making process dan implementation demikian juga bagi academisi sebagai ajang developmental consep,” jelas Ketua DPD Peratuan Perawat Nasional (PPN) Kabupaten Lumajang.

Sehingga, pesan Kang Hari, dinamika dan kehidupan sosial ini akan berkembang secara dinamis yang selalu memperhatikan jati diri bangsa, cultur serta kearifan lokal dalam frame NKRI.

Dari informasi yang diterima awak media, penyusun dalam kegiaatan ini diantaranya DR. Suhari, A Perpen MM (dosen Unej di Lumajang), DR. M Arsal Sahban SIK SH MM MH (Kapolres Lumajang), DR. H Agus S SH MH (Ketua STIH Lumajang) dan DR. H M Mudhofar SAg MSi (STIE Widya Gama).

Sedangkan untuk anggotanya diantaranya ada DR H Dr Achmad Zainullah SP P (RSU dr Haryoto Lumajang), DR Anis Ibrahim (Dosen STIH), DR Djati Nugroho MHum (dosen STIH), DR Abd Wadud Nafis LC, (dosen IAIN Jember dan STAI Syarifudin Lumajang), Hariyadi Eko Romadhon S.Sos MSi, DR Oyong Lisa CNA (konsultan Ekonom Nasional), DR Pardede MTh.

Reporter : Fuad
Editor : Amin
Publiser : Marisa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here