Etape 4 Tour d’Indonesia Penuh Tantangan

Para pebalap dilepas dari garis start di Jl. Sudarman Alun-alun Kabupaten Jember. (Foto: Guntur Rahmatullah)

JEMBER, Kamis (22/8/2019) suaraindonesia-news.com – Andhika Anindyaguna Hermanto pengurus PB ISSI (Ikatan Sepeda Sport Indonesia) melepas para pebalap Tour d’Indonesia 2019 dari garis start di Alun-alun Jember, Kamis (22/8) jam 10:00 WIB. Mereka akan menempuh etape 4 sejauh 151 kilometer.

Andhika mengatakan pada etape 4 ini, para pebalap disuguhi rute terberat yakni tanjakan dua gunung yang harus dilalui.

Pertama, jarak 31,1Kilometer selepas start mereka harus menaklukkan tanjakan puncak Watu Gudang di Gunung Gumitir perbatasan Jember – Banyuwangi. Selanjutnya, pebalap akan kembali melalui rute flat menuju Kota Banyuwangi.

Selepas melewati kota, rider kembali disuguhi jalur menanjak. Rute di sepanjang Kecamatan Licin hingga menuju Paltuding Gunung Ijen merupakan Horst Category (HC).

Puncaknya di kilometer 134 hingga finish, rider harus diuji ketangguhannya untuk menaklukkan Gunung Kawah Ijen sekaligus penentu King of Mountain (KOM) atau raja tanjakan. Tak hanya itu, etape 4 juga sekaligus menjadi penentu juara pada gelaran tahun ini.

“Etape 4 ini merupakan etape yang benar-benar memberikan tantangan bagi peserta TDI, meski jarak yang ditempuh hanya sekitar 151 kilometer, namun dijalur ini, peserta TDI akan melewati banyak rintangan, terutama adanya jalur-jalur curam dan tanjakan seperti Gunung Kumitir dan menjelang finish di Banyuwangi,” ujar Andhika sebelum melepas para pebalap.

Sementara itu Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Pemkab Jember M. Thamrin dalam sambutannya mengatakan, bahwa Pemkab Jember merasa bersyukur dan mengucapkan terima kasihnya kepada panitia TDI 2019 yang telah menjadikan Jember sebagai tuan rumah etape 3.

“Ini sebuah kebanggaan bagi kami Pemkab Jember yang telah dipercaya sebagai tuan rumah etape 3, saya juga menyampaikan salam dari Bupati Jember kepada pengurus pusat PB ISSI, bahwa Kabupaten Jember siap menerima even-even berskala internasional, dan mudah-mudahan tahun-tahun berikutnya, even seperti ini bisa kembali ke Jember,” ujar Thamrin.

Menurut mantan Kepala Bappeda ini, dengan menjadikan Jember sebagai tuan rumah etape 3, hal ini secara tidak langsung memberikan dampak yang positif bagi Kabupaten Jember yang saat ini sedang mempromosikan destinasi wisatanya.

Pada etape 4 ini, sekaligus menjadi pembuktian pebalap spesialis tanjakan. Nama-nama seperti duo Australia Marcus Culley dan Benjamin Dyball (Team Sapura Cycling Malaysia), pebalap Spanyol, Thomas Lebas (Kinan Cycling Team Jepang), Jeroen Meijers dari Belanda di (Taiyuan Miogee Cycling Team China), akan saling bersaing.

Tak ketinggalan pebalap spesialis tanjakan Indonesia seperti Hari Fitrianto (Timnas Indonesia), Aiman Cahyadi dan Jamalidin Novardianto (PGN Road Cycling), Abdul Sholeh (KFC Cyling) juga tak ingin menjadi penonton di negaranya sendiri. Setidaknya, mereka bakal memberi perlawanan sengit bagi para pebalap luar negeri.

Reporter : Guntur Rahmatullah
Editor : Amin
Publisher : Mariska

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here