Dukung Capaian Semesta JKN 2019, Papua Barat Kucurkan 20 M

Penandatangan Perjanjian Kerja Sama antara Gubernur Papua Barat dengan Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Papua dan Papua Barat tentang penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Nasional bagi Penduduk Papua Barat di Manokwari, Kamis (7/2/2019). (Foto : Rizaldy | SI)

MANOKWARI, Kamis (7/2/2019) suaraindonesia-news.com – Pemerintah Provinsi Papua Barat resmi menandatangani perjanjian kerja sama jaminan kepesertaan dan iuran atas penyelenggaraan jaminan kesehatan daerah dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tahun 2019 sebesar Rp 20.420.688.000.

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan usiai menandatangani perjanjian tersebut mengatakan, pemerintah Provinsi Papua Barat berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan sosial di bidang kesehatan.

“Pada tahun 2018 lalu, pemerintah Provinsi Papua Barat telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp 17.080.582.000 untuk menjamin 74.767 jiwa penduduk papua barat yang tersebar di lima Kabupaten dan satu Kota,” kata Dominggus di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Kamis (7/2/2019).

Dalam sambutannya itu, Dominggus mengimbau seluruh masyarakat papua barat untuk menyukseskan program strategis nasional, khususnya dibidang kesehatan.

Menurutnya, program Jaminan Kesehatan Nasional merupakan suatu lompatan besar bangsa Indonesia dibidang kesehatan, karena mampu memasukan seluruh penduduk Indonesia dalam satu sistem jaminan kesehatan, sehingga dibutuhkan kerja keras, perencanaan dan benar-benar dimonitor serta dikawal sebaik-baiknya.

Kepala BPJS Kesehatan Manokwari, Meyta Oktoviane Rondonuwu dalam laporannya mengungkapkan, pelaksanaan penyelenggaraan BPJS Kesehatan Daerah Provinsi Papua Barat telah dilaksanakan sejak Maret 2018 lalu, ditandai dengan perjanjian kerja sama jaminan kepesertaan dan iuran atas BPJS Kesehatan antara Diputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Papua dan Papua Barat dengan Gubernur Papua Barat.

“Laporan pengimputan kepesertaan BPJS Kesehatan per 31 Desember 2018 secara keseluruhan segmen telah mencapai 96,27 persen dari total peserta sebanyak 1.278.000 penduduk yang sudah menjadi peserta JKN BPJS Kesehatan,” ungkap Meyta.

Sedangkan untuk tahun 2019, jumlah penduduk yang didaftarkan oleh Pemerintah Provinsi Papua Barat sebanyak 73.988 jiwa dengan rincian lima kabupaten dan satu kota, yakni Kabupaten Sorong, Manokwari, Teluk Wondama, Pegunungan Arfak, Manokwari Selatan dan Kota Sorong, sehingga total anggaran yang digelontorkan Pemerintah Provinsi Papua Barat sebesar Rp 20.420.688.000.

Sementara Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Papua dan Papua Barat, Donni Hendrawan mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Papua Barat di bidang Kesehatan, dimana pemerintah provinsi papua barat merupakan provinsi pertama di wilayah timur Indonesia yang telah melaksanakan program jaminan kesehatan yang terintegrasi secara Nasional dalam program Jaminan Kesehatan Nasional.

“Perkembangan integrasi program ini, secara prinsip telah menunjukan perkembangan yang menggembirakan, dan dengan program integrasi ini telah menunjukan perkembangan peningkatan cakupan capaian semesta secara nasional. kami optimistis capaian semesta dapat diwujudnyatakan melalui program integrasi ini,” imbuh Donni.

Reporter : Rizaldy
Editor : Amin
Puisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here