Dua Tahun Kedepan, Bupati Busyro Siap Bebaskan Sumenep Dari Buta Aksara

Dua Tahun Kedepan, Bupati Busyro Siap Bebaskan Sumenep Dari Buta Aksara

SUMENEP, Jumat (16/11/2018) suaraindonesia-news.com – Di momen pembukaan pameran pendidikan dalam Memperingati Hari Guru Nasional HUT PGRI ke-73 dan Hari Aksara Internasional ke-53 Provinsi Jawa Timur tahun 2018.  Bupati Sumenep, A. Busyro Karim, menyampaikan komitmennya membebaskan kabupaten yang dipimpin dalam dua tahun ke depan.

“Kami di jajaran Pemerintahan Kabupaten Sumenep berkomitmen. Insya Allah dua tahun yang akan datang, Sumenep akan bebas dari buta aksara,” kata Bupati Sumenep, A. Busyro Karim dalam sambutannya, Jumat (16/11/2018) di lapangan Gor A Yani.

Ia menyampaikan, bahwa pendidikan hari ini telah mengalami kemajuan begitu pesat. Sumenep sendiri, saat ini telah mampu menekan tingginya angka buta aksara.

“Angka buta aksara di Sumenep, beberapa tahun terakhir ini, telah mengalami penurunan. Dari 123.000 an orang yang buta aksara, saat ini sudah tinggal 79.620 orang,” terangnya.

Mantan Ketua DPRD Sumenep ini berharap, dengan digelarnya acara Pameran Pendidikan di ujung timur pulau Madura  menjadi motivasi kuat, agar Sumenep terus dapat mengurangi angka buta aksara.

“Ditempatkannya Pameran Pendidikan di Sumenep, ini bagian motivasi Provinsi Jawa Timur, agar Sumenep mampu terus meningkatkan mutu pendidikan baik dari segi anggaran maupun sisi lainnya, untuk dapat mengurangi tingginya orang yang tidak bisa baca tulis,” tandasnya.

Sementara itu, Kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep, A. Shadik memaparkan, pameran Hari Aksara Internasional dan Pameran Inovasi Simposium Pendidikan Kabupaten Sumenep 2018, Bertujuan untuk mempublikasikan dan mengkampanyekan pentingnya pendidikan keaksaraan di Provinsi Jawa Timur.

“Tujuan kegiatan ini, untuk mempublikasikan perkembangan keaksaraan kepada masyarakat, mengkampanyekan pentingnya pendidikan keaksaraan dalam menunjang pembangunan. Termasuk terbangunnya komunikasi antara pegiat dan pengelola program di Jawa Timur,” terangnya.

Sementara untuk  peserta pameran terdiri dari Dinas Pendidikan se-Provinsi Jawa Timur, Biro PAUD Regional IV Surabaya, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat dari 38 Kabupaten/kota se-Jawa Timur, Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumenep. Serta seluruh guru dan peserta didik mulai dari SD hingga perguruan tinggi di Jawa Timur.

Usai membuka acara, Bupati A. Busyro Karim bersama Wabup Achmad Fauzi, Bunda PAUD Sumenep Nurfitriana memantau stand pameran peningkatan mutu pendidikan yang diikuti oleh Pemkab dan Pemkot  se Jawa Timur.

Reporter : Ifa
Editor : Amin
Publisher : Imam


Warning: A non-numeric value encountered in /home/suaraindonesia/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here