Berita UtamaNasional

Dorong Kualitas Lulusan, Kementerian ATR/BPN dan Komisi II DPR RI Dukung Transformasi STPN Jadi Politeknik

Avatar of Suara Indonesia
×

Dorong Kualitas Lulusan, Kementerian ATR/BPN dan Komisi II DPR RI Dukung Transformasi STPN Jadi Politeknik

Sebarkan artikel ini
IMG 20240831 154905
Foto: Saat acara Simposium Nasional Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Agraria (KAPTI-Agraria.

SLEMAN, Sabtu (31/08) suaraindonesia-news.com – Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) yang berada di bawah naungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) didorong untuk bertransformasi menjadi politeknik.

Menteri ATR/Kepala BPN, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyampaikan dorongan ini saat membuka Simposium Nasional Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Agraria (KAPTI-Agraria) secara daring pada Jumat (30/08/2024).

Menteri AHY menyatakan bahwa transformasi STPN menjadi politeknik diperlukan untuk meningkatkan kualitas lulusan yang lebih aplikatif serta berfokus pada pengembangan keterampilan teknis dan vokasional.

“Saya mendorong STPN untuk terus mengembangkan kreasi dan inovasi dalam rangka meningkatkan kualitas lulusan sekaligus menghasilkan multiplier effects bagi Kementerian ATR/BPN, guna mengakselerasi berbagai program strategis di bidang pertanahan dan tata ruang,” ujar AHY.

“Untuk menyongsong Indonesia Emas tahun 2045, STPN mempunyai peran penting dalam mewujudkan kualitas lulusan yang memiliki kompetensi intelektual, profesional, berwawasan kebangsaan, dan berkarakter,” tambahnya.

Simposium Nasional yang diadakan di STPN Yogyakarta, Kabupaten Sleman ini juga dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Junimart Girsang. Dalam sambutannya, Junimart menekankan pentingnya koordinasi antara Kementerian ATR/BPN dan KAPTI-Agraria dengan kementerian dan lembaga terkait.

“Kalau ini bisa kita lakukan, maka STPN ini akan menjadi sekolah favorit di negara ini. Dan alumni dari sini akan siap pakai, khususnya untuk juru ukur,” jelas Junimart.

Ia juga mengungkapkan harapannya agar semua lulusan STPN dapat otomatis menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan paling lambat dua tahun sudah diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Ketua Umum KAPTI-Agraria, Andi Tenri Abeng, menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang mendukung proses transformasi STPN menjadi politeknik.

“Kami sangat concern dengan keberadaan STPN agar berkelanjutan dan bisa kita dapatkan kembali jalur rekrutmen ikatan dinas di STPN,” katanya.

Simposium Nasional ini mengusung tema “Sinergi KAPTI-Agraria dalam Mendukung Transformasi STPN Menjadi Politeknik Agraria STPN dan Rekrutmen Jalur Ikatan Dinas”.

Narasumber yang hadir dalam kegiatan ini termasuk Direktur Kelembagaan dan Sumber Daya Pendidikan Tinggi Vokasi Kemendikbud Ristek, Muhamad Fajar Subkhan, dan Wakil Direktur Bidang Akademik Politeknik Keuangan Negara STAN, Agus Bandiyono.

Acara ini juga dihadiri oleh Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan Kementerian ATR/BPN, anggota KAPTI-Agraria, Ketua STPN beserta sejumlah taruna, serta perwakilan dari Kemendikbud Ristek dan PKN STAN.