Dokter Operasi Mudik, Layanan RSUD Haryoto Dikeluhkan Keluarga Pasien

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Haryoto Lumajang

LUMAJANG, Sabtu (8/6/2019) suaraindonesia-news.com – Adanya keluhan keluarga pasien yang akan melakukan operasi terhadap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Haryoto Lumajang yang kurang baik, Alex berkeluh kesah di sosial media beberapa waktu yang lalu.

Yang mana dari keluhan Alex adalah, karena sang dokter tidak sesegera mengoperasi adiknya yang sedang menderita sakit keras. Sudah 3 hari adiknya menahan rasa sakit, namun setelah sesampai di RSUD dr Haryoto, dokternya masih mudik.

“Masak sakitnya sekarang, minta ditunda sampai hari Senin depan, loh gimana. Tolong buat dokter RSU pentingkan pasiennya dulu dari pada mudik, tulis Alex di akun facebooknya.

Sedang menurut Yunie Tyas dalam akun facebook nya juga mengumpat pihak rumah sakit atas pelayanan yang kurang bagus.

Screnshot Akun facebook Yunie Tyas

“Masak dengan biaya Rp. 8 juta untuk operasi, tapi diminta menunggu sampai hari Senin dengan alasan dokternya masih libur. Terus mau dibawa ke rumah sakit Jember dengan biaya Rp. 50 juta bisa langsung operasi,” umpatnya lagi.

Menurutnya kinerja dokter dari RSUD kurang becus. Yunie, dalam akun facebooknya menjelaskan kalau keluarganya tergolong warga yang kurang mampu.

Bahkan Yunie, meminta para nitizen untuk bisa mengecek kebenaran atas infonya tersebut.

“Kalau ngga percaya cek di RSU. Siapa saka yang beri bantuan boleh datang langsung/ lewat nomor WA saya +60142319495 Alex, atau bisa telpon sama nenek yang jaga adik aku, call 6285804786713,” ujarnya.

Atas ketidaknyamanan pelayanan RSUD dr Haryoto Lumajang tersebut, pihak manajemen membalas keluhan keluarga pasien yang akan dioperasi beberapa waktu yang lalu di akun facebook atas nama RSUD dr Haryoto Lumajang.

Isi pernyataan dari manajemen RSUD dr Haryoto Lumajang yaitu : Kepada Yth. Sdr Alex dan Sdri Yunie Tyas

Sehubungan dengan postingan tentang keluhan pelayanan RSUD dr. Haryoto Lumajang atas pasien Sdr. Syafik (14), kami perlu berikan klarifikasi sebagai berikut :

1. Sdr. Syafik telah diperiksa oleh dokter spesialis bedah di Poli Bedah dan direncanakan operasi pada Rabu (5/6) sebagai kasus elektif.

2. Walaupun sedang libur nasional dan mudik, dokter bedah berusaha datang ke Lumajang pada Rabu (5/6) lalu, namun terkena macet di Leces sehingga terpaksa putar balik kembali ke Surabaya.

3. Jadwal operasi ditunda Senin (10/6) dengan pertimbangan karena merupakan operasi elektif, dan bila sewaktu waktu terjadi emergency akan ditinjau ulang jadwalnya.

4. Permintaan pasien untuk dirujuk ke Jember, ternyata terkendala masalah biaya yang memang sangat berbeda.

5. Kami pastikan bahwa kondisi pasien saat ini stabil dan tenang, dan nenek yang menunggupun juga sama sekali tidak tergopoh-gopoh sebagaimana Saudara berdua yang memposting keluhan di medsos.

6. Bila biaya menjadi masalah, kami anjurkan untuk mengurus Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

7. Kami selalu memperlakukan semua pasien dengan profesional dan manusiawi, serta mengacu pada SOP yang ada.

8. Demikian untuk menjadikan maklum.

Itulah hasil klarifikasi pihak manajemen RSUD dr Haryoto Lumajang. Sampai dengan berita ini ditayangkan Direktur RSUD dr Haryoto Lumajang, dr Indrayudi masih belum memberikan keterangannya terkait berita yang beredar tersebut.

Reporter : Fuad
Editor : Amin
Publiser : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here