Disperindag Jatim Sidak HET di Sampang

oleh -9 views
Disperindag Jatim Sidak HET di Sampang

SAMPANG, Senin (16/10/2017) suaraindonesia-news.com – Inspeksi mendadak (Sidak) tentang penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET) dilakukan Unit Pelayanan Perlindungan Konsumen, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Provinsi Jawa Timur, diwilayah Kabupaten Sampang.

Sejumlah kebutuhan pokok seperti, beras, gula dan minyak goreng serta mengontrol kemasan bertanda Standar Nasional Indonesia (SNI), khususnya untuk produk makanan seperti sarden dan ikan tuna dalam kaleng di sejumlah ritel modern di Kabupaten Sampang, Madura. Hasilnya, tim dari Pemprov itu belum menemukan pelangaran.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Konsumen Surabaya, Eka Setya Budi menjelaskan, apabila ditemukan pelanggaran pihaknya mengedepankan pembinaan sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 58 tahun 2001.

Baca Juga: Hasil Tes Tulis Panwascam Sumenep Ada ‘Campur Tangan Setan’

Akan tetapi jika sampai terazia oleh pihak kepolisian seperti di wilayah Surabaya, sanksinya berat. Contoh pada Undang-Undang Perlindungan Konsumen Pasal 62 sanksinya pidana penjara 5 tahun atau denda Rp 2 miliar. Sedangkan kalau di Undang-Undang Perdagangan sanksinya pidana penjara 5 tahun atau denda Rp 5 miliar.

“Kalau ada pelanggaran kami hanya menghimbau kepada para pelaku usaha agar barang dagangannya ditukar dengan yang sudah ada label SNI,” ucapnya, Senin (16/10/2017).

Ia mengungkapkan, di Kabupaten Sampang sendiri, pengawasan mulai dari 16 sampai 20 Oktober mendatang, dengan menerjunkan dua regu masing-masing beranggotakan empat orang.

“UPT Perlindungan Konsumen Surabaya, wilayah kerjanya meliputi Kota Surabaya, Kabupaten Gresik, uKabupaten Sidoarjo dan empat kabupaten di Madura,” tandasnya.(nor/luk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *