Bupati Pamekasan Baddrut Tamam Terima Kunjungan DPR RI

oleh -125 views
Ketua Komisi V DPR RI Nur Hayati dari Fraksi PPP dan Beberapa rombongan kementerian RI didampingi langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan saat mengunjungi Pembangunan Embung Samiran, Kamis (13/02/2020).

PAMEKASAN, Kamis (13/02/2020) suaraindonesia-news.com – Rombongan Komisi V DPR RI bidang infrastruktur dan perhubungan bersama beberapa kementerian RI kunjungi Kabupaten Pamekasan, tiba di Pendopo Mandhepa Agung Ronggosukowati Pamekasan sekitar kurang lebih jam 12 Wib. Kamis (13/02).

Dilanjutkan kunjungan ke Pembangunan Embung Samiran, Desa Samiran, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, melihat langsung luas Lahan Pembangunan Embung yang akan di bangun pada tahun 2021 mendatang.

Beberapa rombongan kementerian RI tersebut yakni Kementerian Perhubungan, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, kemudian Kementerian PUPR. Selain itu juga datang lembaga pemerintah Non Kementerian, yakni Basarnas.

Menurut Ketua Komisi V DPR RI Nur Hayati mengatakan jika kunjungan ini dalam rangka mengecek infrastruktur yang terbangun di Pamekasan, lebih-lebih soal bencana kekeringan di Pamekasan.

Lebih lanjut Komisi V DPR RI menghimbau kepada Kementrian Mitra Kerja dan mendorong agar merealisasikan program yang diinginkan oleh Pemerintah Kabupaten Pamekasan Seperti Pembangunan Embung atau Waduk.

“Nanti kita akan minta kementerian agar kucurkan dana untuk Pamekasan, serta sarana irigasi yang perlu diperbaiki,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam menyampaikan bahwa kunjungan rombongan tersebut dalam rangka meninjau langsung berbagai rencana Kabupaten Pamekasan, terutama perihal pembangunan.

Dilanjutkan Bupati Pamekasan, pada pertemuan tersebut terdapat berbagai rencana pembangunan yang diusulkan. Salah satunya perluasan water treatment di Desa Samiran, Kecamatan Proppo.

“Yang sebelumnya, yang eksisting ini 1 hektar, kita usul yang 3 hektar itu dibangun di tahun 2021,” jelasnya.

Perluasan tersebut, menurut Bupati, dirasa perlu dilakukannya. Sebab hal itu untuk memenuhi berbagai macam ancaman kekeringan terhadap 3 kecamatan di Pamekasan.

“Kami mengusulkan ini untuk memenuhi kebutuhan air dan irigasi pertanian di dua bahkan tiga Kecamatan. Kecamatan Kota, Kecamatan Proppo, dan Kecamatan Tlanakan,” jelas Baddrut.

Selain itu pihaknya juga mengusulkan adanya WTP yang nantinya akan dikelola PDAM Kabupaten Pamekasan. Hal tersebut untuk memenuhi kekurangan konsumsi air bersih di Pamekasan.

Reporter : May/ Ita
Editor : Amin
Publisher : Oca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *