Bupati Lumajang: Warga Perantau Kalau Bisa Jangan Mudik

oleh -34 views
Bupati Lumajang, Thoriqul Haq saat siaran langsung di akun FB nya.

LUMAJANG, Selasa (7/4/2020) suaraindonesia-news.com – Warga yang pulang dari luar kota wajib di karantina atau di isolasi, baik secara mandiri atau secara terpadu.

Hal ini ditegaskan Bupati Lumajang, Thoriqul Haq dalam siaran langsung di akun facebooknya, dan telah di tonton kurang lebih ribuan warganet.

Sebab menurut Bupati Lumajang, orang yang positif teridentifikasi virus Corona, itu tidak diketahui dengan pasti, sebab belum tentu mereka itu batuk atau pilek. Orang kondisi sehat pun bisa dikatakan dia itu positif virus Corona. Dan jika dilakukan karantina atau isolasi mandiri, menurut politisi PKB ini, pihaknya tidak menjamin akan melaksanakan sesuai dengan prosedur yang benar.

Dan jika dilakukan karantina atau isolasi secara terpadu, maka Bupati akan mengevaluasi bersama dengan tim internal Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang.

“Maka dari itu, yang akan mudik wajib di karantina atau di isolasi, agar penyebarannya bisa diputus,” ungkapnya.

Orang yang di karantina atau di isolasi adalah orang yang bekerja diluar kota dari kota yang sebaran virusnya tinggi dan terus meningkat.

“Nanti kita atur mekanisme pengaturan terkait karantina dan isolasi tersebut,” lanjutnya.

Adanya warga yang mudik ke tempat asalnya, juga akan membikin resah warga setempat. Apalagi, yang mudik tersebut, dari kota yang sebaran virus Corona tinggi dan meningkat tajam.

“Untuk karantina ini, tidak menutup jalan, dan ini bukan lockdown. Orang masih boleh lewat, namun yang masuk kota akan di skrining dulu, dicek fisik dan kendaraannya,” paparnya.

Terkait dengan kenapa yang digunakan tempat karantina adalah Sekolah Unggulan Terpadu (SUT), Bupati menyampaikan jika SUT sangat representatif untuk bisa menampung ribuan warga yang akan mudik nanti.

“Disana ada lahan parkir luas, toilet banyak, ada tempat memasak dan ruang kelas yang terpisah ada sekitar ratusan ruang,” jelasnya lagi.

Pemkab Lumajang, akan menyiapkan bahan-bahan untuk diolah seperti beras, sayur, telor, dan juga telah disiapkan kompor beserta tempat masaknya.

“Namun kami berharap, jangan mudik, demi menjaga keselamatan bersama dan keluarga,” pungkasnya.

Reporter : Fuad
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *