Bupati Lumajang Angkat Bicara Setelah Dilaporkan ke Polisi

oleh -441 views
Bupati Lumajang Thoriqul Haq saat wawancara bersama sejumlah awak media.

LUMAJANG, Rabu (7/8/2019) suaraindonesia-news.com – Buntut dilaporkannya Bupati Lumajang,
Thoriqul Haq di karenakan ada pengusiran kuasa hukum warga Desa Gondoruso, Kecamatan Pasirian, Basuki Rahmad, ketika audensi bersama Bupati Lumajang dengan warga beberapa waktu yang lalu.

Dari hasil rekaman video yang beredar tersebut, oleh Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Lumajang ini, dilaporkan karena penyebaran video di you tube.

“Jelas peredaran itu sudah melecehkan profesi advokat dan melecehkan secara pribadi. Dan Peradi disini menjadi kuasa hukum dari saudara Basuki Rahmad, yang juga anggota kami,” kata Ketua Peradi Lumajang, Abdul Rokhim, waktu itu.

Dari pemberitaan sebelumnya, ada sekitar 12 orang pengacara yang menggeruduk Mapolres Lumajang, guna melaporkan Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, terkait pencemaran nama baik tersebut.

Sebenarnya, kata Rokhim, Bupati Lumajang ini sudah diberikan waktu untuk meminta maaf selama 3 hari. Namun pihak Bupati Lumajang tidak mengindahkan hal tersebut, sampai akhirnya Peradi melaporkan ke Mapolres Lumajang.

“Kami lalukan ini, sebab tidak ada itikat baik dari sang Bupati,” bebernya.

Atas hal itu, Bupati Lumajang, Thoriqul Haq langsung membuat statemen terkait beredarnya video pengusiran advokat dan menunjuk 2 kuasa hukum untuk mendampinginya mengatasi perkara tersebut, yaitu Pudoli Sandra, SH, MH, dan Indra Hosy, SH, yang keduanya juga anggota Peradi Lumajang dan Malang.

Pudoli menegaskan, jika dirinya sebagai advokat harus bekerja secara profesional di manapun. Meksipun harus melawan temannya sendiri sesama Peradi. Dan itu menurutnya sudah hal yang biasa.

“Sebagai advokat kami memang profesional bekerja di manapun. Tidak masalah dengan anggota Peradi yang lain. Sudah biasa anggota Peradi itu bertarung. Jadi kita profesional saja. Kita mengawal (Bupati) dan berharap kasus ini endingnya happy-happy saja,” ucapnya.

Ia ditunjuk bupati, malam setelah Thoriq resmi dilaporkan ke Polres Lumajang.

“Saya akan berkoordinasi sampai pada proses pembuktian itu selesai. Dan kita juga bisa ambil langkah hukum untuk itu,” jelasnya.

Sementara Indra Hosy menambahkan, dirinya sudah ditunjuk secara resmi sebagai kuasa hukum Bupati Lumajang untuk melakukan pengawalan dalam kasus ini.

“Untuk mendampingi terkait proses pelaporan pihak (Bupati) yang merasa dirugikan,” jelasnya.

Ia pun berharap proses penyidikan berjalan dengan semestinya.

“Biarkan penyidik profesional, nanti langkah apa yang akan kita tempuh. Kami akan mempelajari lebih lanjut seperti apa proses perkaranya di kepolisian. Bupati profesional untuk menghadapi ini,” pungkasnya.

Reporter : Fuad
Editor : Amin
Publiser : Mariska

Tinggalkan Balasan