Bupati Bernard Sagrim Minta Dukungan Masyarakat Guna Menyukseskan Raker Am Sinode

oleh -78 views
Drs Bernard Sagrim MM, Ketua panitia Raker Am Sinode GKI Tanah Papua yang ke-IV tahun 2021 bertempat di Klasis Ayamaru Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat.

MAYBRAT, Jumat (12/3/2021) suaraindonesia-news.com – Empat hari lagi acara akbar Raket Sinode GKI tanah Papua diselenggarakan di Klasis Ayamaru Kabupaten Maybrat Papua Barat.

Acara akbar tersebut terkait rapat kerja (raker) IV yang akan membahas sejumlah agenda untuk kemajuan GKI di tanah Papua.

Mengingat pentingnya raker tersebut dipusatkan di Kabupaten Maybrat, maka selaku ketua panitia penyelenggara, Drs. Bernard Sagrim, MM mengajak seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan agar mendukung acara akbar tersebut dengan cara menjaga kamtibmas, kenyamanan, kebersihan lingkungan dan menjaga kesehatan agar terhindar dari bahaya wabah Covid-19.

Bupati Bernard Sagrim menegaskan, menjadi tuan rumah yang baik pada saat menyambut para tamu yang datang dari berbagai wilayah hingga hari terakhir dalam keadaan yang ramah.

Penegasan Bernard Sagrim ini guna mempertahankan harga diri orang Maybrat agar peserta raker pulang dengan damai dan membawa kesan yang baik.

“Tamu itu adalah raja. Jadi kita sebagai tuan rumah harus menjemput para tamu dengan ramah. Apalagi ini kegiatan gereja. Dan saya mau tekankan harus patuhi protokol kesehatan. Karena raker ini di tengah pandemi Covid-19,” tegas Bernard Sagrim, Jumat (12/3/2021).

Raker yang dilakukan tahun ini bertepatan dengan bahaya Covid-19 yang melanda dunia ini, oleh karena itu setiap akses keluar-masuk Maybrat diperketat. Diantaranya: Sorong-Maybrat, Sorong Selatan-Maybrat, Manokwari-Maybrat. Pengetatan tersebut guna menjaga penyebaran Covid-19 agar tidak menyebar di Kabupaten Maybrat. Mengingat raker tersebut akan dihadiri 450 peserta yang diutus dari masing-masing Klasis dan bakal Klasis yang ada di Papua dan Papua Barat.

“Yang dikasik ijin keluar masuk Maybrat hanya panitia, pekerja jalan dan pejabat. Selain dari situ wajib membawa surat keterangan rapid antigen dari dokter setempat. Kelau tidak ada surat itu, ya tidak diperbolehkan masuk ke Maybrat tanpa alasan apapun,” tegas Bupati Maybrat itu.

Lebih jauh Bupati Maybrat ini menghimbau agar masyarakat harus mendukung raker ini dengan doa sehingga terlaksana dengan sukses amandemen, bebas Covid-19 hingga pulang dengan damai.

Reporter : Ones
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *